Kualitas Air Keruh, PDAM IPA 3 Upayakan Interkoneksi

img

(Foto: istimewa)


POSKOTAKALTIMNEWS.COM-KUKAR : Kualitas Air bersih yng dikelola oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mahakam, banyak dikeluhkan masyarakat, hal ini cukup dirasakan oleh warga sekitar daerah Maluhu, Gunung Belah dan Mangkuraja belakangan ini. Beberapa warga menyampikan keluhan terkait kualitas air melalui beberapa sosial media dengan dibuktin baik melalui gambar maupun video.

 

Keluhan tersebut pun direspon oleh pihak Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mahakam, dalam hal ini diwakili Kabag Humas PDAM Tirta Mahakam, Wahono. Saat diwawancarai awak media Jumat (26/1/2024) menjelaskan alasan terjadinya kondisi air yang keruh.

 

“Penyebabnya yakni kualitas air baku sedang berubah drastis akibat bangar, selain proses alam kemarin sempat banjir lama dan air dari endapan air sawah masuk ke sungai itu yang menyebabkan air sungai Tenggarong berubah menjadi hitam kecoklat-coklatan,” ujar Wahono.

 

Selain itu penyebab menurunya kualitas air baku ini dikarenakan adanya kegiatan dari Pemkab Kukar, yaitu proyek normalisasi sungai Loa Ipuh Tenggarong sehingga berdampak terhadap meningkatnya kekeruhan air di IPA 3 Bekotok.

 

“Ditambah lagi zat-zat pengotor lainnya yang terbawa ke sungai bercampur ke pengolahan air sehingga memperparah menurunya kualitas air,” tuturnya.

 

Wahono juga mengungkapkan akibat dari beberapa faktor tersebut tentunya berdampak terhadap kualitas air yang di distribusikan ke masyarakat. Diungkapkanya IPA 3 Bekotok  ini akan di offkan sementara waktu. Sehingga PDAM Tirta Mahakam nantinya hanya akan menggunakan aliran air dari Sukarame dan langsung ke Bukit Biru.

 

Ia juga mengungkapkan untu IPA 3 saat ini, pihaknya sedang beruapaya untuk melakukan kegiatan interkoneksi. Yang artinya pihaknya sedang mengupayakan percepatan untuk dilakukan interkoneksi jaringan pendistribusian air.

 

“Jaringan yang sudah ada, akan tetapi yang produksi di IPA 3 kita stop. Kemudian nantinya distribusi air kita alirkan dari hasil produksi Sukarame,” pungkasnya.

 

Wahono menambahkan untuk saat ini karena belum terkoneksi, sementara IPA 3 masih berproduksi namun kecilkan penyaluranya. Sehingga ada beberapa titik yang tidak mendapat air.

 

“Ada juga yang mengalir besar cuma warnanya keruh dan berbau. Kami mohon maaf atas gangguan layanan air bersih di Kecamatan Tenggarong. Namun Perumda Tirta Mahakam sudah mengupayakan untuk dilakukan interkoneksi dari IPA 1 Sukarame, pendistribusian kita menggunakan air dari sungai mahakam” tutupnya. (*tan)