Wakil Bupati Berau Gamalis Prihatin Atas Penolakan Dokter Spesialis untuk Bertugas di Talisayan
POSKOTAKALTIMNEWS,
BERAU : Rumah
Sakit (RS) Pratama Talisayan kembali menghadapi masalah serius dalam merekrut
dokter spesialis. Terbaru, beberapa dokter spesialis yang diminta untuk
bertugas di sana menolak permintaan tersebut, menambah panjang daftar kesulitan
yang dihadapi oleh RS tersebut.
Wakil Bupati Berau, Gamalis,
menyatakan keprihatinannya terhadap situasi ini. Dirinya menekankan bahwa sebagai
seorang dokter, tugas mereka seharusnya didasari oleh kemanusiaan.
"Seharusnya hal ini tidak
terjadi. Dokter yang ditugaskan ke sana diharapkan tidak menolak. Masalah ini
bisa dibicarakan secara baik-baik dan proporsional, memahami alasan dari sisi
dokter tersebut. Pihak atasan juga harus memberikan pemahaman yang tepat
terkait situasi ini. Kasihan masyarakat yang sangat membutuhkan tenaga
medis," ujar Gamalis, Kamis (27/6/2024).
Gamalis mengakui bahwa penolakan
dokter untuk bertugas di Kecamatan Talisayan bukanlah hal baru. Penolakan ini
merupakan masalah klasik yang sudah ada sejak awal rumah sakit beroperasi.
Pemerintah selalu kesulitan mencari dokter spesialis yang bersedia bertugas di
sana.
Dari dulu seperti ini, dan
harapannya ke depan tidak ada lagi penolakan karena kasihan masyarakat.
Menanggapi kemungkinan penambahan gaji untuk menarik minat dokter spesialis, Gamalis
menyatakan bahwa hal tersebut akan dibahas lebih lanjut.
"APBD kita sekarang cukup
besar. Karena ini berkaitan dengan pelayanan masyarakat, salary (gaji) dan hal
lainnya itu memang tidak bisa dipisahkan. Nanti kita akan bahas itu lebih
lanjut," tambahnya.
Selain itu, Gamalis menekankan
pentingnya dialog dan pendekatan personal antara pemerintah dan para dokter
spesialis. Pendekatan yang baik dan pemahaman mendalam tentang kondisi di
lapangan sangat penting.
Gamalis berharap para dokter dapat
melihat ini sebagai panggilan kemanusiaan. Masyarakat sangat membutuhkan
layanan medis yang memadai.
Gamalis juga berharap agar masalah klasik ini dapat segera diatasi sehingga masyarakat di Kecamatan Talisayan bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang mereka butuhkan dan layak dapatkan.
"Kami akan terus berupaya
mencari solusi terbaik agar tidak ada lagi penolakan dari dokter spesialis.
Semua demi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.
(Sep/Nad)