Ditinggal Orang Tua Kontrol Kesehatan, Dua Anak Terkunci di Dalam Mobil di Tenggarong Seberangu
Proses penyelamatan dua anak yang terkunci di dalam mobil oleh Disdamkarmatan Kukar. (Doc. Disdamkarmatan Kukar)
POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR: Dua anak di bawah umur terkunci di dalam sebuah mobil saat orang tua mereka menjalani kontrol kesehatan di RSUD Muhammad Parikesit, Kecamatan Tenggarong Seberang, Jumat (19/6/2026).
Beruntung, keduanya berhasil dievakuasi dengan selamat setelah petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) turun tangan.
Kepala Disdamkarmatan Kukar, Fida Hurasani, mengatakan pihaknya menerima laporan dari seorang warga bernama Ardi sekitar pukul 10.21 Wita, mendapat laporan tersebut, lima personel langsung dikerahkan menuju lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi yang diterima petugas, dua anak yang terdiri dari kakak dan adik itu ditinggalkan sementara di dalam mobil ketika orang tua atau nenek mereka menjalani kontrol kesehatan di sekitar lokasi.
Mobil sengaja ditinggalkan dalam kondisi mesin dan pendingin ruangan menyala.
"Kakaknya diminta menemani adiknya di dalam mobil. Tidak lama kemudian, si kakak keluar dan menutup pintu mobil, sementara kuncinya masih tertinggal di dalam kendaraan," ujarnya.
Sebelum menghubungi petugas pemadam, keluarga sempat meminta bantuan petugas keamanan di sekitar lokasi.
Namun, lanjutnya, upaya membuka pintu mobil tidak berhasil sehingga mereka memutuskan menghubungi Disdamkarmatan Kukar.
Fida menuturkan, personel yang tiba di lokasi segera melakukan upaya dan menggunakan sejumlah peralatan untuk membuka pintu kendaraan yang terkunci.
"Dalam waktu sekitar enam menit, pintu mobil berhasil dibuka dan kedua anak dapat dievakuasi dengan selamat," kata dia.
Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat meninggalkan anak di dalam kendaraan, termasuk memastikan kunci tidak tertinggal di dalam mobil.
"Kami mengimbau masyarakat untuk
selalu memastikan kondisi kendaraan aman sebelum ditinggalkan, apalagi jika ada
anak-anak di dalam mobil. Hal-hal kecil seperti kunci yang tertinggal bisa
berpotensi menimbulkan situasi darurat," tutupnya. (Kriz)