Dana PEN Bantu UMKM dan Koperasi

img

HM Yadi Robyan

POSKOTAKALTIMNEWS.COM.SAMARINDA-Pandemi Covid-19  yang terjadi sejak bulan Maret  2020 sampai sekarang ini, dampaknya sangat dirasakan  para pelaku  usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), dan harus bisa bangkit   beradaptasi dan bertransformasi secara cepat agat tidak semakin terpuruk. Oleh karena itu,   Pemerintah meresponsnya dengan memberikan bantuan modal kerja, untuk mempertahankan sektor UMKM.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan,  Koperasi (Perindagkop) dan  UMKM Kaltim  HM Yadi Robyan Noor menjelaskan dimasa pendemi Covid-19, tentu para pelaku UMKM  harus bisa bertahan  dengan dibantu permodalan sehingga mereka  bisa bangkit dan eksis di tengah pandemi Covid-19.

“Alhamdulillah,  para pelaku UMKM kita  mendapat bantuan dana  melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), sehingga mereka bangkit lagi  dan perekonomian bisa bergulir kembali,”kata   Robi panggilan akrab  HM Yadi Robyan Noor, usai  mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi 2021 secara  virtual di Ruang Heart of Borneo lantai 2 Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (25/8/2021).

Robi menambahkan, jumlah UMKM  di Kaltim 307 ribu lebih, dengan tenaga kerja kurang lebih 1,5 juta orang lebih, makanya  Presiden Joko Widodo maupun Gubernur Kaltim  H Isran Noor memberikan perhatian  kepada UMKM  untuk bisa eksis dalam upaya pemulihan ekonomi maupun untuk kesejahteraan rakyat

“Pelaku UMKM terdiri dari usaha jasa, dagang, kuliner, pengelohan, kerajinan serta lainnya, dan bantuan pusat  yang  sampai hari ini senilai Rp 450 miliar, pelaku UMKM di Kaltim tentu sangat terbantu, sehingga mereka bisa bangkit dan eksis kembali dalam melakukan usahanya,”ujarnya.

Mantan Kepala Biro Humas Setdaprov Kaltim mengatakan dalam meningkatkan peran UMKM  dalam pemulihan perekonomian  juga sudah melakukan berbagai program dan kegiatan yang tentunya mengacu pada misi gubernur Kaltim  bagaimana meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan rakyat melalui pemberdayaan ekonomi  kerakyatan yang berkeadilan, serta merata diseluruh kabupaten/kota.

“Untuk peningkatan UMKM tentu  kami tidak bisa bekerja sendiri, dan perlu kerjasama pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten kota dalam melaksanakan program dan kegiatan, dan posisi Kaltim saat ini  di nasional dalam pertumbuhan perekonomian baik,  yang tadinya negatif sekarang positif, dan ini bukti usaha dan kerja keras para pelaku UMKM maupun koperasi,”tandas Robi.(mar)