Dinkes Kukar Lakukan Percepatan Vaksinasi Covid-19, Sesuai Arahan Presiden RI Joko Widodo
Pesiden Jokowi saat menyampaikan arahan terkait penanganan Covid-19.
POSKOTAKALTIMNEWS.COM.KUKAR-
Pekan
lalu Dinas Kesehatan Kukar telah mendapatkan 17.000 lebih dosis vaksin pertama
Astra Zeneca dari Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Provinsi Kaltim.
Stok vaksin tersebut diminta oleh pusat untuk
segera dihabiskan, karena ini merupakan satu dari tiga hal yang terpenting
dalam penanganan Covid-19.
Hal itu disampaikan oleh Presiden RI Joko
Widodo secara virtual saat kunjungan ke Kaltim, belum lama ini.
"Kukar masih ada stok ketersediaan
vaksin Covid-19 sekitar 18.000 dosis, saya minta cepat segera dihabiskan, kita
genjot pelaksanaan vaksin" kata Joko Widodo.
Ia mengaku, bahwa pada Januari sampai Juni
2021, Indonesia hanya mendapatkan 68 juta dosis vaksin Covid-19, sehingga
Agustus 2021 akan digaransikan sebanyak 70 juta dosis.
"Jadi kita bisa mendistribusikan ke
daerah lebih banyak lagi, maka dari itu yang di daerah segera dihabiskan"
ucapnya.
Sementara itu Sekretaris Dinas Kesehatan
(Dinkes) Kukar Ismi Muffidah menyampaikan, stok ketersediaan vaksin saat ini
sekitar 17.000 dosis, karena Dinkes Kukar telah menerima vaksin dari pusat pada
pekan lalu.
"Vaksin tersebut kita distribusikan ke
setiap Kecamatan di Kukar, agar proses vaksinasi di Kukar berjalan dengan
maksimal" jelasnya.
Lanjut dia, stok vaksin Covid-19 saat ini
ditargetkan habis pada September 2021, semua pihak terus berupaya dalam
percepatan vaksinasi Covid-19, baik TNI, Polri, Pemerintah Desa, Kecamatan,
maupun Kabupaten.
"Kita ikuti arahan Presiden RI saat
memberikan arahan terkait penanganan Covid-19, ada 3 hal penting yang disebut
Presiden RI, yaitu mengendalikan mobilitas, bangun isoter, dan percepatan
vaksinasi" sebutnya
Sementara capaian vaksinasi Covid-19 di Kukar
sekitar 19 persen, jika vaksin yang ada ini habis cepat, lumayan ada
peningkatan warga yang telah divaksin dan percepatan vaksinasi.(*riz/adv)