Soft Launching Go Borneo Gernas BBI Kaltim, Gotong Royong dari UMKM untuk UMKM

img

Soft Launching "Go Borneo" Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) Produk Artisan Kalimantan Timur

POSKOTAKALTIMNEWS.COM.SAMARINDA-Mewakili Gubernur Kaltim, Sekda Prov Kaltim HM Sa'bani mengikuti Soft Launching "Go Borneo" Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) Produk Artisan Kalimantan Timur yang digelar Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), dari ruang Heart of Borneo (HoB), Rabu (01/09).

Soft launching Go Borneo dilakukan oleh Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar secara virtual yang disaksikan Gubernur Bank Indonesia (BI) diwakili KPw BI Kaltim Tutuk SH Cahyono, Corporate Secretary PT Pertamina (Persero) Brahmantya S Poerwadi, Deputi bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenko Marinves Odo RM Manuhutu, Bupati/Walikota se Kaltim dan pimpinan OPD terkait lingkup Pemprov Kaltim, serta pelaku UMKM, BUMDes dan BUMDes Bersama se Kaltim.

Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar mengatakan Gernas BBI sebagai upaya untuk membangkitkan perekonomian Indonesia, khususnya ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan pelaku UMKM, BUMDes dan BUMDes Bersama di tingkat desa. Sebagai konsekuensi dan akibat dari pandemic Covid-19 yang menyebabkan penurunan ekonomi dan investasi serta daya beli masyarakat.

“Ini merupakan upaya gotong royong dari UMKM untuk UMKM dan dari BUMDes dan BUMDesa Bersama diseluruh Indonesia untuk memperluas jaringan pemasaran tidak hanya secara offline namun juga secara online melalui e-commerce, sehingga produknya tidak hanya dikenal di daerah saja melainkan bisa go internasional. Dan dengan soft launching ini kita bisa memperkenalkan kepada publik serta menandai dimulainya seluruh aktivitas Go Borneo Gernas BBI di Kalimantan Timur,” kata Abdul Halim Iskandar.

Sementara, Sekda Prov Kaltim HM Sa’bani mengatakan Pemprov Kaltim mengapresiasi dan mendukung penuh soft launching Go Borneo Gernas BBI Kaltim, sebagai bentuk rasa kepedulian dan bangga terhadap produk-produk buatan Indonesia yang bertujuan untuk mendorong nasional branding produk lokal unggulan, sehingga menciptakan industri, kreasi dan inovasi baru serta pasar yang lebih besar.

“Pemprov  Kaltim berkomitmen dan sangat mendukung Gernas BBI yang menunjukkan semangat gotong royong dan kerja sama yang baik antara pemerintah, perusahaan sebagai mitra usaha, para pelaku usaha dan masyarakat dengan berbelanja produk dalam negeri, utamanya produk UMKM, baik secara langsung maupun secara online (digital) yang sudah semakin memasyarakat,” kata Sa’bani.

 Dijelaskan, di Kaltim saat ini terdapat sebanyak 307.341 unit UMKM dengan rincian UMKM kuliner sebanyak 93.996 unit, industri pengolahan (13.921 unit), kerajinan (1.573 unit), dagang (169.142 unit) dan jasa (28.711 unit).

”Dengan potensi besar tersebut, kita yakin akan bisa terus tumbuh dan berkembang,  tentunya didukung dengan semangat mencintai produk bangsa Sendiri. Dengan  Gernas BBI kita juga berharap sebagai lokomotif kekuatan bangsa dalam menghadapi tantangan ekonomi dan pembangunan sebagai dampak pandemi Covid-19,” jelasnya.

Hadir mendampingi, Kepala Disperindagkop Kaltim HM Yadi Robyan Noor, Kepala DPMPD HM Syirajudin, Kepala Diskominfo HM Faisal, perwakilan Biro Administrasi Pimpinan dan Biro Perekonomian Setda Prov Kaltim. (mar)