Wabup Kukar: Kerajaan Kutai Tertua di Nusantara
POSKOTAKALTIMNEWS.COM.KUKAR- Kota Tenggarong
merupakan ibu kota Kabupaten Kutai Kartanegara, yang memiliki catatan
peninggalan sejarah dan budaya.
Dalam catatan sejarah pada tahun 371 Masehi
telah berdiri Kerajaan Kutai Martadipura dengan pusat Pemerintahan di Bukit
Brubus, Muara Kaman Hulu, kerajaan tersebut dikenal sebagai kerajaan hindu
tertua di Nusantara.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Kukar H
Rendi Solihin, saat sambutan Hari Ulang Tahun kota Tenggarong yang ke 239, di
ruang rapat paripurna DPRD Kukar, Selasa (28/9/2021).
Ia mengatakan, pada abad ke-14 berdiri pula Kerajaan
Kutai Kartanegara di Jahitan Layar atau dikenal Kutai Lama, dengan Raja yang
pertama, yakni Aji Batara Agung Dewa Sakti, pada abad ke-17 masa pemerintahan
Raja Kutai Kartanegara yang ke-8, yakni Aji Pangeran Sinom Panji Mendapa
mengambil alih dinasti Kutai Martadipura, sehingga Kerajaan Kutai Kartanegara
menjadi Kerajaan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.
Adapun wilayah kekuasaan Kerajaan Kutai
Kartanegara Ing Martadipura meliputi hampir seluruh wilayah Kalimantan Timur.
Sekitar 7 abad kejayaan Kerajaan Kutai Kartanegara, pusat pemerintahan telah
mengalami dua kali perpindahan.
"Pertama pada tahun 1734 pada masa
Pemerintahan Aji Sultan Muhammad Idris, perpindahan pusat pemerintahan dari
Kutai Lama ke Pemarangan, atau di wilayah dalam Sungai Jembayan" ucapnya.
Lanjut dia, pada 28 September 1782 oleh Raja
Kutai Kartanegara ke-15, yakni Aji Muhammad Muslihuddin atau dikenal dengan
nama Aji Imbut, memindahkan pusat pemerintahan ke Tepian Pandan, yang
selanjutnya pada masa pemerintahan Sultan Aji Muhammad Parikesit di ubah nama
menjadi Tangga Arung dan hingga saat ini lebih populer dengan sebutan
Tenggarong.
"Saat ini kita dihadapkan dengan pandemi
Covid-19, kita telah melakukan penyesuaian terhadap tatanan penyelenggara
pemerintahan dan pembangunan ruang daerah ruang terbatas" jelasnya
Untuk itu pada HUT kota Tenggarong ke 239,
pemerintah daerah lebih fokus terhadap penanganan Covid-19, serta upaya
pemulihan ekonomi dan antisipasi masalah sosial.(*riz)