Cyber Crime Bisa Menjadi Ancaman

img

Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi secara virtual mengikuti peringatan Hari Kesaktian Pancasila secara nasional dari Ruang Hearts of Borneo Kantor Gubernur Kaltim.

POSKOTAKALTIMNEWS.COM.SAMARINDA - Usai melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Halaman Kantor Gubernur Kaltim Jalan Gajah Mada Samarinda, Jumat (1/10/2021).

Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi secara virtual mengikuti peringatan Hari Kesaktian Pancasila secara nasional dari Ruang Hearts of Borneo Kantor Gubernur Kaltim.

Hadir mendampingi Wagub Hadi Mulyadi, Danrem 091 ASN Brigjen TNI Cahyo Suryo Putro, Wakil Ketua DPRD Kaltim M Samsun, Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim HM Sa'bani serta jajaran Forkopimda Kaltim dan pimpinan OPD dilingkup Pemprov Kaltim.

Upacara dari kawasan Lubang Buaya Pondok Gede Jakarta dipimpin Presiden Joko Widodo, diawali pembacaan teks Pancasila oleh Ketua DPDRI La Nyalla Mahmud Mattalitti, dilanjutkan pembacaan teks Pembukaan UUD 1945, oleh Ketua MPRRI Bambang Soesatyo, serta pembacaan dan penandatanganan ikrar oleh Ketua DPRRI Puan Maharani.

Kesaktian Pancasila menurut Wagub Hadi Mulyadi, telah terbukti, selain idiologi dan falsafah bangsa, Pancasila juga mampu mempersatukan bangsa Indonesia, meski sempat ada upaya merongrongnya.

"Di era modern dengan teknologi informasi global serba canggih, tindak cyber crime bisa menjadi ancaman bagi Indonesia, terlebih Kaltim sebagai calon IKN," kata Hadi Mulyadi.

Sebab, lanjut orang nomor dua Benua Etam ini, bisa saja pihak-pihak tidak bertanggungjawab memanfaatkan kemajuan teknologi informasi untuk melakukan upaya-upaya mengganggu idiologi bangsa (Pancasila), sehingga melemahkan persatuan bangsa.

Karenanya, anak-anak muda sebagai generasi penerus bangsa harus memahami benar makna yang terkandung dalam Pancasila, guna semakin menguatkan semangat bersatu membangun bangsa.

"Hari Kesaktian Pancasila menjadi pengingat kita semua agar di masa depan, kejadian yang tentunya merugikan bangsa Indonesia tidak terulang lagi," pesan Hadi Mulyadi.

Tampak hadir mendampingi Presiden Jokowi, ibu negara Hj Iriana Joko Widodo, Wakil Presiden Ma'ruf Amin bersama istri, serta jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju.(mar)