Desa Pulau Harapan Miliki Potensi Perikanan yang Melimpah
POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUKAR - Desa Pulau Harapan, Kecamatan Muara Muntai, Kutai Kartanegara, memiliki potensi
perikanan yang melimpah berkat wilayah yang berdampingan dengan sungai Mahakam
Sekretaris Desa, Yeswady, mengungkapkan bahwa meskipun pertanian menjadi
unggulan, banjir sering kali menghambat penanaman padi, mendorong masyarakat
beralih ke budidaya ikan air tawar dan penangkapan ikan.
"Sektor perikanan di Desa Pulau Harapan berkembang pesat, dengan 33 kelompok perikanan yang berkontribusi pada peningkatan perekonomian masyarakat." ungkapnya.
Dukungan dari pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, termasuk bantuan
peralatan mesin, perahu, alat tangkap, peralatan budidaya, dan pakan ikan,
berperan penting dalam keberhasilan ini.
Meski demikian, ada kendala yang dihadapi para nelayan terkait fluktuasi
harga ikan saat panen raya. Untuk mengatasi hal ini, ia berharap adanya
pendampingan dari Dinas Kelautan dan Perikanan, termasuk pelatihan dan
pembinaan untuk mengolah hasil ikan menjadi produk olahan yang dapat
meningkatkan nilai tambah ekonomi masyarakat.
"Keberhasilan Desa Pulau Harapan dalam mengelola potensi perikanan
menjadi contoh positif bagaimana dukungan pemerintah dan pelatihan yang tepat
dapat mendorong pembangunan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan
masyarakat." jelasnya.
Ia menambahkan untuk pemasaran ikan, di Pulau Harapan sudah ada tengkulak
yang siap menampung hasil bididaya maupun tangkapan ikan dari masyarakat. Yang
nantinya akan kembali dijual ke Kutai Barat. Karena dekat dengan Kutai Barat
dari pada Kukar. Sehingga para nelayan atau tengkulak menjualnya kesana.
Oleh karena itu harus ada pendampingan kepada para nelayan untuk bisa
mengolah hasil ikannya menjadi bahan olahan yang siap dikonsumsi, dan
meningkatkan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat. Saat ini sudah ada produk
olahan seperti kerupuk dan juga sosia, namun belum maksimal.
"Kami berharap kedepan ada pelatihan dan pembinaan dari pemerintah
untuk mengolah hasil ikan menjadi olahan yang bisa meningkatkan penghasilan
dari masyarakat." tutupnya.(adv/pk)