Rumuskan Kebijakan Pembangunan Berau

img


POSKOTAKALTIMNEWS.COM, TANJUNG REDEB : Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kabupaten Berau Tahun 2025-2045 di buka Bupati Berau, Sri Junarsiah Mas di ruang Bapelitbang, Senin (20/11/2023) tadi.

Rancangan Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Berau 2026 akan segera berakhir, maka harus menyusun kembali RPJMD 2025-2045, secara serentak se Indonesia, yang dimulai tahun 2023.  Dengan penyusunan rancangan awal RPJMD/RPJPD akan dilanjutkan dengan Musrenbang RPJPD.

"Penyusunan rancangan akhir RPJPD  serta serta penetapan RPJPD tahun 2024, sebelum pelaksanaan pemilu serentak,” kata Sri Juniarsih Mas menegaskan.

Bupati menjelaskan, hal ini sebagaimana arahan undang-undang nomor 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional Permendagri nomor 86 tahun 2017 dan Permendagri nomor 81 tahun 2022 tentang pedoman penyusunan RPJPD 2025-2045, menyatakan bahwa pemerintah daerah pada tahun 2023 telah menyusun rancangan awal RPJPD tahun 2025-2045.

Sri Juniarsih sampaikan, RPJPD Kabupaten Berau tahun 2025-2045 merupakan dokumen perencanaan yang menjadi pedoman arah dan gagasan penyelenggaraan pembangunan daerah untuk periode 20 tahun kedepan.

"RPJPD membuat visi-misi sasaran pokok dan arahan kerja pembangunan daerah dengan memacu dan selaras dengan RPJPD 2025/2045," jelasnya.

Selanjutnya, pelaksanaan forum konsultasi publik merupakan salah satu tahapan penting dalam penyusunan RPJPD Kabupaten Berau tahun 2025-2045 yang bertujuan untuk mendapatkan saran dan masukan dari seluruh pemangku kepentingan pembangunan daerah dan hasilnya menjadi ikut yang sangat strategis dalam proses penyusunan RPJPD.

Dengan demikian kata Bupati, kegiatan ini tidak hanya menjadi selekoni dan hanya menggugurkan kewajiban semata.  Ini baru rancangan awal yang tersimpan sementara dan tentu saja masih terdapat kekurangan.

"Oleh karena itu kita semua harus dapat berperan aktif untuk memperkaya muatan dan suktasi serta menjadikan forum ini sebagai sarana strategis untuk mengakomodir banyak masukan dari berbagai pihak," tuturnya.

Kemudian ia menghimbau kepada jajaran pemerintah selaku penanggung jawab penyusunan RPJPD ini untuk benar-benar meluruskan arah kebijakan dan visi-misi daerah Kabupaten Berau 2025-2045.  Dengan melibatkan segenap stakeholder komponen masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, organisasi kemasyarakatan, akamidisi dan dunia usaha agar turut serta berpartisipasi aktif memberikan saran, masukan dan pendapat kepada pembangunan yang akan dicapai selama 20 tahun mendatang.

Bupati Berau pun juga mendorong aktif dari semua perangkat daerah agar dapat mendukung proses RPJPD ini dengan menyediakan data dan pendukung yang di butuhkan.

"Kita semua tentu berharap forum-forum konsultasi ini dapat menjadi langkah awal dalam merencanakan pembangunan kabupaten Berau kedepan menuju Berau maju dan sejahtera," jelasnya. (sep/nad)