Pemkab Berau Gelar Sosialisasi UKPB Katalog Lokal
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
TANJUNG REDEB : Sosialisasi Katalog Lokal dan
Rencana Umum Pengadaan 2023 yang diselenggarakan oleh UKPBJ Kabupaten Berau.
Bertempat di Ruang Sangalaki, kegiatan dibuka Sekkab Berau, M said, Rabu
(22/11/2023).
Sekkab Berau, M said Menjelaskan Bahwasanya
Kementerian Dalam Negeri telah menginstruksikan pemerintah daerah untuk
melakukan percepatan pengelolaan Katalog Elektronik Lokal sebagai implementasi
Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2022, tentang percepatan peningkatan
penggunaan produk dalam negeri dan produk usaha mikro, usaha kecil dan Koperasi.
Dalam rangka menyukseskan gerakan nasional bangga buatan Indonesia pada
pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah.
"Pemerintah Kabupaten Berau telah
membentuk, mengelola, dan mengembangkan Katalog Elektronik Lokal, mengingat
terdapat potensi belanja sebesar Rp 4,7 triliun yang berasal dari porsi belanja
barang dan belanja modal dalam APBD Kabupaten Berau tahun anggaran 2024," ungkapnya.
Lanjutnya, ada potensi Rp 2,5 triliun lebih
kurang untuk barang dan jasa, yang bisa dialokasikan atau bisa diarahkan agar
membeli produk-produk dalam negeri, mulai dari Produk-produk dalam negeri yang
dikelola secara profesional oleh organisasi besar dalam negeri, sampai kue-kue
yang diproduksi oleh rumah-rumah atau home industri.
Ia menjelaskan bahwa tahapan khusus untuk
Etalase Produk yang sudah disediakan oleh LKPP dan Pemda, menindaklanjuti
pencantuman barang/jasa Katalog Elektronik Lokal adalah melalui tiga langkah,
meliputi inisiasi pencantuman barang/jasa, pendaftaran penyedia katalog elektronik,
dan penayangan.
Selanjutnya, yang juga tak kalah penting
untuk diperhatikan adalah penayangan Rencana Umum Pengadaan (RUP). RUP ini
melibatkan identifikasi kebutuhan barang dan jasa yang diperlukan perangkat
daerah, perencanaan, penetapan rencana untuk penganggaran, hingga penyusunan
Kerangka Acuan Kerja (ΚΑΚ).
"Saya mengingatkan khusus untuk Rencana
Umum Pengadaan (RUP) akan diumumkan paling lambat pada awal Januari. Langkah
tersebut dilakukan untuk memastikan pengadaan barang dan jasa bisa dilaksanakan
sesegera mungkin sekaligus mencegah keterlambatan pada penyelesaian
pekerjaan" kata Sekda.
Adanya data-data yang telah dikumpulkan untuk
RUP nantinya akan diteruskan ke Sistem Rencana Umum Pengadaan Barang dan Jasa
(SIRUP) yang dikembangkan LKPP, kemudian, data-data tersebut akan ditayangkan
lewat portal pengadaan nasional.
SIRUP sendiri merupakan aplikasi web-based yang berfungsi untuk
mengumumkan RUP. Dengan begitu, pihak PA atau KPA akan lebih mudah membagikan
informasi kepada publik.
"Saya juga menekankan kepada perangkat
UPBJ supaya lebih cermat dan hati-hati saat mengambil keputusan untuk lelang
pengadaan barang dan jasa. Sebab, jika dilakukan dengan tepat, PBJ akan
membantu negara khususnya Pemerintah Kabupaten Berau dalam mewujudkan pembangunan
nasional yang adil dan tepat sasaran, karena dilaksanakan sesuai kebutuhan,"
tegasnya.
Dalam hal ini, semua nantinya akan bermuara
pada value for money, yang artinya,
"Kita tak perlu lagi mengejar persaingan dalam mengejar harga murah, akan
tetapi akan lebih fokus mengatur kombinasi harga dengan kualitas yang seimbang,"
pungkas M.Said. (Sep/Nad)