Selain Pembangunan RS Muara Badak, Pemkab Kukar Prioritaskan Jalan Penghubung 3 Kecamatan
(Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin/pic:tanty)
POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara
(Kukar) terus berupaya agar semua zona di Kukar terpenuhi terkait dengan
pelayanan kesehatan masyarakat, salah satunya yakni pembangunan Rumah Sakit
Muara Badak yang terletak di Desa Tanjung Limau, Kecamatan Muara Badak.
Rumah sakit itu sendiri menjadi
salah satu proyek pembangunan prioritas Pemkab Kukar di tahun 2024 ini.
Keberadaan rumah sakit Muara Badak ini nantinya akan menjadi pusat layanan
kesehatan bagi tiga kecamatan pesisir Kukar, yaitu Kecamatan Muara Badak,
Anggana dan Marangkayu.
Tidak hanya berbicara
pembangunan RS sakit, tentunya infrastuktur konektivitas pun perlu menjadi
perhatian. Sebab konektivitas menjadi hal penting sebagai jalur transportasi
antar daerah.
"Jalan poros Desa Kutai Lama, Kecamatan
Anggana menuju Desa Saliki, Muara Badak saat ini terus dilakukan pembangunan
secara bertahap."
“ Selama tiga tahun
terakhir, sudah ada sekitar 26 kilometer yang disemenisasi pemerintah. Khusus
tahun ini, sebesar Rp 18 Miliar digelontorkan untuk lanjutan semenisasi.”
tambah Rendi saat diwawancarai awak media Senin (21/7/2024).
Rendi menganggap, dengan
dimantapkannya jalan poros ini, tentu masyarakat Kecamatan Anggana maupun Muara Badak
hanya perlu menempuh waktu 30 hingga 45 menit.
“Jadi nanti warga Anggana
maupun Muara Badak tidak perlu mutar ke Samarinda atau melalui jalan
perusahaan, lebih cepat dan efisien,” katanya
Sementara itu nantinya
rumah sakit Muara Badak dengan tipe C ini akan memiliki 100 lebih tempat tidur.
Rendi juga mengatakan pihaknya terus berupaya mempersiapkan tenaga kesehatan
untuk mengisi RS Muara Badak nantinya.
Dirinya berharap pembangunan rumah sakit dan jalan tersebut dapat memenuhi pelayanan Kesehatan masyarakat baik dari daerah Muara Badak, Anggana dan Marangkayu. (adv/tan)