Dukung Pelaku Usaha, Pemkab Kukar Akan Wujudkan Kartu Kredit Pemerintah Daerah
POSKOTAKALTIMNEWS,
KUKAR : Pemerintah
Kabupaten Kukar tengah berupaya membuat terobosan yakni mewujudkan Kartu Kredit
Pemerintah Daerah (KKPD).
KKPD ini bertujuan untuk
meningkatkan tata kelola keuangan daerah yang tertib, efisien, efektif,
transparan serta memperhatikan asas keadilan dan kepatutan demi manfaat
masyarakat.
KKPD ini telah diterapkan di
Pemprov Kaltim, untuk itu Pemkab Kukar juga bisa menindaklanjuti hal ini.
Sementara Pemkab Kukar telah berinisiasi untuk mewujudkan KKPD ini pada 2023
lalu dan prosesnya hingga Januari 2024 lalu telah tahap pengusulan
administrator penetapan pemegang KKPD.
“Inisiasi ini didorong oleh Bupati
guna memberikan solusi terhadap belanja kecil perjalanan dinas dan juga untuk
belanja makan minum pada UMKM yang ada di Kukar, jadi tidak harus menunggu
untuk proses pencairan yang cukup lama”, ucap Asisten III Setkab Kukar Dafip
Haryanto.
KKPD ini merupakan bagian dari
upaya elektronifikasi transaksi pemerintah daerah di tingkat provinsi,
kabupaten/kota se-Kaltim. "Ini akan diberlakukan secepatnya, dimana SK
pemegang KKPD setiap perangkat daerah sudah ada. Ini untuk memudahkan
percepatan perputaran perekonomian, jadi belanja makan minum misalnya bisa
dilakukan kas melalui KKPD ini," ujarnya.
Sementara itu plt Kepala Dinas
Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar Sayid Fhatullah menyebutkan,
KKPD ini sangat penting dimiliki seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD)
dalam mendukung pelaku UMKM lokal. Jika tak ada KKPD ini pastinya pembayaran
kepada pelaku usaha lokal harus mengajukan invoice atau surat penagihan belanja
produk.
"Kita tahu UMKM ini butuh dana segar terus, kalau di invoice pastinya pelaku usaha sangat kebingungan modal untuk berbelanja kembali," sebut Sayid Fhatullah pada Poskotakaltimnews, Senin (7/10/2024).
Menurutnya, dalam mewujudkan KKPD
ini bisa bekerja sama dengan pihak Bank. Memasuki era digital atau teknologi,
sistem pembayaran juga harus cepat. Sehingga perputaran ekonomi khususnya bagi
pelaku usaha berjalan lancar. (adv/riz)