Tekan Angka Kemiskinan, Pemkab Kukar Terus Realisasikan Program Kukar Siap Kerja
POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Pemkab Kukar tengah fokus menangani persoalan kemiskinan. Kemiskinan merupakan masalah global yang disebabkan oleh kelangkaan alat menyediakan kebutuhan dasar atau akses terhadap pendidikan maupun pekerjaan.
Sementara kasus kemiskinan di Kukar terus alami menurun. Berdasarkan data Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) angka kemiskinan di Kukar pada tahun 2023 yaitu 7,56 persen dan tahun 2024 ini telah turun menjadi 7,32 persen.
Sekretaris Kabupaten (Sekab) Kukar H Sunggono mengatakan, pemerintah daerah terus berupaya menekan angka kemiskinan dengan berbagai langkah atau upaya. Penanganan kemiskinan telah dituangkan dalam program Kukar Idaman yaitu Kukar Siap Kerja.
“Terima kasih kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, yang telah mampu bersinergi atau merealisasikan program tersebut,” kata Sunggono, di Tenggarong Seberang, Rabu (13/11/2024).
Program tersebut bagian dari target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kukar 2021-2026. Dengan tujuan meminimalisir angka kemiskinan bahkan kemiskinan di Kukar.
Program Kukar Siap Kerja ini menyasar kepada masyarakat yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan sejumlah kecamatan yang dinilai masih membutuhkan sentuhan langsung dari pemerintah daerah.
Melalui program itu, Pemkab Kukar telah mampu menyerap ribuan masyarakat untuk memiliki kompetensi yang mumpuni, sesuai yang dibutuhkan oleh pangsa pasar atau lapangan pekerjaan.
Komitmen pihaknya, terus meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mewujudkan SDM yang berkualitas. Dan mampu bersaing di pasaran dengan SDM lainnya.
“Peningkatan kompetensi ini melalui pelatihan-pelatihan yang dilakukan oleh OPD terkait. Berbagai macam pelatihan peningkatan kompetensi baik itu welder, operator, mekanik dan lainnya,” ucapnya.
Ia juga menjelaskan, kemiskinan ekstrem di Kukar mampu dituntaskan mencapai 0 persen. Pencapaian ini merupakan keberhasilan dan keseriusan pemerintah daerah bersama seluruh pihak, dalam mengatasi permasalahan kemiskinan.
“Kami berharap, semua pihak mampu berisnergi dengan baik. Sehingga kemiskinan di Kukar mampu ditekan,” harapnya. (keterangan/riz)