Dermaga Pantai Biru dan Diving Wisata Bawah Laut: Strategi Desa Kersik Tarik Wisatawan
Kepala Desa Jumadi. (pic:ist)
POSKOTAKALTIMNEWS,
KUKAR : Desa Kersik, yang terletak di wilayah
pesisir Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), terus
memanfaatkan potensi alamnya untuk menjadikan kawasan pariwisata sebagai sektor
unggulan pembangunan desa.
Di bawah kepemimpinan Kepala Desa
Jumadi, Pemerintah Desa (Pemdes) Kersik berfokus pada pengembangan wisata
bahari sebagai poros ekonomi baru yang diharapkan mampu meningkatkan
kesejahteraan masyarakat setempat.
Saat diwawancarai awak media Kamis
(21/11/2024) Kades Jumadi mengungkapkan Wisata bahari menjadi daya tarik utama
Desa Kersik. Sebab keindahan bawah lautnya menjanjikan pengalaman menyelam
(diving) yang unik bagi wisatawan.
Lebih lanjut, Jumadi mengatakan
enam warga desanya telah mendapatkan sertifikasi menyelam dan siap menjadi
pemandu profesional. Selain itu, Dinas Pariwisata Kukar juga telah memberikan
sertifikasi diving kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Kersik untuk
mendukung pengelolaan destinasi ini.
“Pokdarwis akan menjadi pusat
koordinasi dan pengembangan wisata desa. Dengan pengelolaan yang terarah,
potensi besar yang kami miliki bisa dimanfaatkan secara maksimal,” ujar Jumadi
kepada awak media.
Ia juga menyebutkan selain
menyelam, Pemdes Kersik juga mendorong pengembangan Dermaga Pantai Biru sebagai
destinasi wisata unggulan.
“Rencana penambahan lampu
penerangan dan pembangunan tugu ikonik menjadi langkah awal untuk mempercantik
kawasan kami, terutama pada malam hari. Upaya ini kami harapkan mampu menarik
lebih banyak wisatawan sekaligus menciptakan suasana yang lebih nyaman dan
menarik,” jelasnya.
Disisi lain, dirinya juga
menyoroti keperluan SDM, sebab untuk mendukung sektor pariwisata, peningkatan
sumber daya manusia (SDM) dan pengembangan infrastruktur menjadi prioritas
utama yang diperlukan.
Oleh karena itu selain menyediakan
pelatihan bagi warga lokal, Pemdes juga berencana menambah fasilitas pendukung,
seperti tempat parkir, toilet umum, dan area istirahat bagi pengunjung.
“Dengan fasilitas yang memadai dan
SDM yang terlatih, kami yakin Desa Kersik dapat menjadi destinasi wisata yang
diminati wisatawan lokal maupun internasional,” tuturnya.
Disisi lain Jumadi mengaku dengan
upaya pengembangan pariwisata di Desa Kersik tidak hanya bertujuan untuk
menarik wisatawan, tetapi juga untuk memberdayakan masyarakat setempat.
“Wisata bahari dan Dermaga Pantai Biru membuka peluang usaha baru, seperti penginapan, warung makan, hingga penyewaan alat snorkeling atau diving,” tandasnya.
Jumadi menambahkan pengembangan
pariwisata ini bukan hanya soal memperindah desa, tetapi juga cara untuk
meningkatkan ekonomi masyarakat. Ia ingin Desa Kersik menjadi salah satu ikon
wisata di Kutai Kartanegara. (Adv/tan)