DPRD Berau Dukung Pembentukan Dinas Pemadam Kebakaran Terpisah dari BPBD

img

POKOTAKALTIMNEWS, BERAU :  Anggota Komisi I DPRD Berau Bidang Pemerintahan, Elita Herlina mendukung penuh pembentukan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) yang akan berdiri sendiri, terpisah dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Berau, pada tahun 2025.

 

“Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan efektivitas penanganan kebakaran dan bencana di Kabupaten Berau,” ungkap Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina, Rabu (12/3/2025) lalu.

 

Tambahnya juga memungkinkan telah diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 16 Tahun 2020 tentang Pedoman Nomenklatur Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi serta Kabupaten/Kota. 

 

“Karena sesuai aturan memang mendukung, karenanya kami mendorong dan mendukung penuh, karena ini memang sudah perintah Permendagri. Damkar harus berdiri sendiri dan terpisah dari BPBD, sehingga nantinya menjadi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan,” ujarnya. 

 

Elita berharap dengan adanya pemisahan ini, masing-masing instansi dapat lebih fokus dalam menjalankan tugasnya. 

 

“BPBD bisa lebih fokus pada penanggulangan bencana seperti banjir dan tanah longsor, sementara Damkar akan menangani kebakaran dan penyelamatan. Ini memang sudah menjadi arahan dari pemerintah pusat,” tuturnya.

 

Ia juga mengungkapkan bahwa dari 10 Kabupaten/Kota di Kalimantan Timur, masih ada dua daerah yang belum memiliki Damkarmat, termasuk Berau. 

 

“Hanya tinggal dua daerah yang belum memiliki Damkarmat, yaitu Berau dan Balikpapan, kalau tidak salah. Meskipun terlambat, lebih baik tetap dibentuk daripada tidak sama sekali. Ini akan menjadi prioritas kami untuk segera didorong,” jelasnya.

 

Selain itu, Elita menekankan pentingnya pemenuhan sarana dan prasarana (sapras) bagi Damkarmat. Ia mengingatkan agar pembentukan dinas ini tidak hanya sebatas pemisahan administratif, tetapi juga diikuti dengan peningkatan fasilitas dan infrastruktur.

 

“Kalau Damkarmat sudah terbentuk, maka saprasnya juga harus diperhatikan. Harus ada dukungan fasilitas agar bisa lebih maksimal, terutama untuk menjangkau kecamatan dan kampung-kampung,” tambahnya.

  

Terakhir, Elita berharap pemisahan ini dapat meningkatkan respons terhadap bencana, terutama kebakaran yang belakangan sering terjadi di Berau. 

 

“Harapan kami, penanggulangan bisa lebih cepat. Apalagi akhir-akhir ini kebakaran sering terjadi di Berau. Dengan pemisahan ini, kita berharap kejadian kebakaran bisa lebih diminimalisir,” tandasnya. (sep/FN/advertorial)