Event Tahunan Eroh Bebaya dan Etam Begenjoh Dipastikan Tetap Berjalan di 2025

img

(Plt. Kepala Bidang Pemasaran Dispar Kukar, Ahmad Ivan/pic:tanty)

POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR: Meski menghadapi efisiensi anggaran, sebagaimana amanat Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1/2025, Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan bahwa dua event budaya tahunan, Eroh Bebaya di Yogyakarta dan Etam Begenjoh di Malang tetap akan diselenggarakan pada tahun 2025.

Hal ini disampaikan oleh Plt. Kabid Pemasaran Dispar Kukar, Ahmad Ivan saat diwawancarai Poskotakaltimnews Rabu (19/03/2025) diruang kerjanya.

Ia mengungkapkan bahwa kedua acara tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar melalui Dispar Kukar untuk memperkenalkan budaya dan tradisi Kutai di kancah nasional. 

Ivan menjelaskan bahwa event ini juga merupakan bentuk kolaborasi Dispar Kukar dengan Ikatan Pelajar Mahasiswa (IPM) Kukar yang tengah menempuh studi di luar daerah pulau Kalimantan.

"Meskipun ada efisiensi anggaran, Eroh Bebaya dan Etam Begenjoh tetap akan berjalan, karena ini bukan hanya sekadar event, tetapi juga upaya pelestarian budaya dan memperkuat identitas Kutai di luar daerah," ujarnya.

Namun, Ivan menyebutkan ada perubahan dalam penyelenggaraan kedua event tersebut di tahun 2025 dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Jika sebelumnya Dispar Kukar membawa langsung talent-talent untuk tampil pada event tersebut, ditahun ini Dispar Kukar akan lebih fokus pada aspek penyelenggaraan,” katanya.

Lanjut Ivan, untuk pengisi acara seperti penari, teater, pemain musik dan talent lainnya, Dispar Kukar akan berkolaborasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

“Kita akan berkerjasama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, serta pihak lainnya jadi dari mereka yang kemungkinan nanti akan membawa talent-talentnya.” Jelasnya

Menurutnya kolaborasi antar OPD juga adalah langkah strategis agar penyelenggaraan lebih efektif dan efisien.

“Kami ingin memastikan bahwa kegiatan ini tetap berkualitas dan berdampak luas, tanpa mengesampingkan efisiensi anggaran,” tambah Ivan. 

Dengan model penyelenggaraan baru ini, Ivan optimis event Eroh Bebaya dan Etam Begenjoh semakin menarik serta mampu meningkatkan daya tarik budaya Kutai di luar daerah, sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa Kukar di perantauan dengan daerah asal mereka. (adv/tan)