Dispora Kukar Peroleh PAD Senilai Rp752 Juta dari Pengelolaan Venue Olahraga

img

(Kadispora Kukar Aji Ali Husni/pic:tanty)

POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR : Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berhasil meraup Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp752 juta lebih pada tahun 2024.

Kepada Poskotakaltimnews, Kepala Dispora Kukar Aji Ali Husni mengatakan capaian PAD tersebut tercatat hingga akhir Desember 2024 dan jauh melampaui target awal sebesar Rp250 juta.

“Pencapaian PAD ini diperoleh dari pengelolaan beberapa fasilitas olahraga yang dikelola secara profesional, terutama di dua komplek besar milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar, yakni Stadion Aji Imbut dan Stadion Rondong Demang,” ungkap Ali Selasa (08/04/2025).

Ia menyebutkan beberapa venue di dalam komplek tersebut disewakan kepada masyarakat maupun pihak swasta untuk berbagai kegiatan olahraga.

“Alhamdulillah, PAD Dispora di tahun 2024 sudah mencapai Rp752 juta lebih. Ini capaian yang luar biasa menurut kami, karena pengelolaan venue memang tidak sepenuhnya bisa disewakan secara bebas,” ujarnya.

Ali juga mengatakan saat ini tercatat ada sekitar 10 venue yang berada di bawah pengelolaan Dispora Kukar namun tidak semuanya dapat disewakan.

Hal ini dikarenakan sebagian besar fasilitas olahraga atau venue juga digunakan untuk pembinaan cabang olahraga (cabor) yang dipersiapkan mengikuti ajang provinsi maupun nasional.

Sehingga pada waktu tertentu penggunaan venue secara komersial dibatasi demi mendukung aktivitas pembinaan tersebut.

“Selain disewakan, ada beberapa cabor yang kita bina dan sedang mempersiapkan diri untuk event provinsi. Tentunya kita tidak mungkin mengenakan biaya kepada mereka, jadi penggunaan lapangan untuk umum pun menjadi terbatas,” jelas Ali.

Lebih lanjut, Ali mengaku memasuki per Maret 2025 ini Dispora Kukar sudah mencapai PAD sebesar Rp129 juta.

Saat ditanya terkait terget PAD tahun 2025, Ali menyebutkan untuk tahun 2025, target PAD diperkirakan sekitar Rp370 juta lebih.

“Kita harus berhati-hati dalam menentukan target PAD karena penggunaan venue sangat dipengaruhi oleh adanya event provinsi maupun nasional,” tambahnya.

Atas hal ini Ali berharap target ini dapat dicapai oleh Dispora Kukar dengan tetap mempertimbangkan kalender kegiatan olahraga daerah maupun nasional.

“Untuk penyumbang utama PAD Dispora Kukar di antaranya berasal dari penyewaan lapangan mini soccer, futsal, kolam renang, serta dua stadion besar yakni Aji Imbut dan Rondong Demang,” pungkasnya.

Menurutnya keberhasilan PAD tahun 2024 telah menunjukkan potensi besar dari pengelolaan fasilitas olahraga sebagai sumber pendapatan daerah.

Sekaligus komitmen Dispora Kukar dalam mendukung pembinaan olahraga secara berkelanjutan. (adv/tan)