Dispora Galakkan Program Fasilitasi Sertifikasi BNSP bagi Pemuda Kukar
(Kepala Bidang Kepemudaan dan Kewirausahaan, Dery Wardhana, Dispora Kukar/pic:tanty)
POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR : Sebagai langkah strategis meningkatkan daya saing dan kesiapan pemuda Kukar dalam menghadapi dunia kerja.
Dinas Kepemudaan dan
Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara akan memfasilitasi sertifikasi dari Badan
Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) bagi para pemuda kreator dan pekerja
industri kreatif.
Sertifikasi ini dinilai
penting untuk memastikan pemuda memiliki kompetensi yang diakui secara
nasional, seiring dengan semakin ketatnya persaingan di pasar kerja.
Hal ini disampikan Kepala
Bidang (Kabid) Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar, Dery Wardhana.
Dery mengungkapkan langkah
ini penting untuk memastikan anak muda di Kukar memiliki daya saing yang lebih
luas, terutama dengan semakin ketatnya persyaratan sertifikasi dalam dunia
kerja.
“Kami memiliki program
yang memang akan memfasilitasi sertifikasi keahlian dari Badan Nasional
Sertifikasi Profesi (BNSP) bagi para pemuda kreator dan pekerja industri
kreatif di Kukar,” ungkap Dery saat diwawancarai awak media Selasa (08/04/2025).
Menurut Dery terkait skill
para pemuda Kukar tidak perlu diragukan lagi. Namun, ia menekankan pentingnya
ada standar legalistas yang dipenuhi. Sebab itu menurutnya sertifikasi BNSP
menjadi faktor kunci dalam membuka peluang kerja.
“Tidak hanya di Kukar
tetapi juga di daerah lain seperti Ibu Kota Nusantara (IKN), yang mulai
mewajibkan sertifikasi dalam berbagai bidang,” katanya.
Dery juga mengatakan
selama ini Kukar belum secara penuh mengharuskan sertifikasi, padahal di daerah
lain sertifikasi BNSP sudah diterapkan secara wajib.
Dirinya juga menyebutkan
sejak tahun 2023 Dispora Kukar telah memfasilitasi berbagai program
sertifikasi.
“ Pada tahun tersebut,
sebanyak 40 kreator konten mendapatkan sertifikasi keahlian.
Sementara itu, pada 2024,
program ini diperluas dengan menargetkan 25 kreator konten, 25 editor video,
serta 25 profesional di bidang Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition
(MICE) atau pengelolaan acara,” jelas Dery.
Melalui program ini Dery
berharap para pemuda Kukar semakin siap menghadapi tantangan dunia kerja dan
memiliki kompetensi yang diakui secara nasional.
“Dengan sertifikasi ini, mereka bisa lebih mudah mendapatkan
pekerjaan atau bahkan menciptakan peluang usaha sendiri,” pungkasnya.(adv/tan)