Pemkab Kukar-Kemenkes Gelar Rembuk Stunting

img

TENGGARONG, Pemerintah Daerah Kutai Kartanegara bersama Kementrian Kesehatan, yang juga dihadiri pejabat teras di Pemkab Kukar menggelar Rembuk Stunting dalam rangka Percepatan, Pencegahan dan Penanganan Stunting Terintegrasi di Gedung Merak Lt. 3 RSUD. AM. Parikesit, Tenggarong Seberang (13/6/2019).

Rembuk Stunting ini merupakan salah satu bentuk untuk mensinergikan program prioritas nasional dengan prioritas pemerintah daerah, dalam hal ini Kabupaten Kutai Kartanegara dalam penanganan masalah stunting.

"Dari rembuk stunting ini akan dibahas, karena di Kukar sendiri sudah ada timnya kita bentuk, kita sudah petakan (maping) datanya sehingga hari ini lebih kepada pemantapan rencana strategisnya," terang Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah pada poskotakaltimnews.com (13/06/2019).

Edi Damansyah menginginkan dalam diskusi rembuk stunting ini, dapat dihasilkan langkah-langkah konkret untuk penanganan masalah stunting di Kutai Kartanegara, sehingga dapat  mengurai peran dari pemerintah pusat hingga ke pemerintah daerah serta adanya peran dari program CSR dari perusahaan.

Langkah-langkah konkret yang diharapakan Edi berupa peningkatan aksi preventif, yakni peningkatan fungsi puskesmas, revitalisasi posyandu, peningkatan SDM. Sehingga dapat memberikan perhatian pada 1.000 hari pertama kehidupan.

"Kita bisa memperhatikan kepada 1.000 hari pertama kehidupan itu, 270 hari pada masa kandungan, kita memastikan ibu yang mengandung itu sehat dan kandungannya sehat, asupan gizinya cukup hingga melahirkan," lanjut Edi.

Edi juga menambahkan jika proses ini terus dikawal dengan baik hingga masa pertumbuhan 2 tahun, maka Edi optimis masalah stunting tidak akan terjadi.pii/poskotakaltimnews.com