Vitalis Paulus Lette Soroti Pentingnya Desain Proyek Infrastruktur Serap Tenaga Kerja Lokal
POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Anggota Komisi III DPRD Berau Bidang Pembangunan Dan Kesejahteraan Rakyat, Vitalis Paulus Lette, menyoroti pentingnya pelaksanaan proyek infrastruktur yang tidak hanya fokus pada hasil fisik, tetapi juga mampu menyerap tenaga kerja lokal sebagai bagian dari pengentasan pengangguran di daerah.
"Menurut pandangan kami APBD
seharusnya diarahkan juga untuk membuka lapangan kerja. Sehingga dapat
mengurangi tingginya angka pengangguran dan membantu pengentasan
kemiskinan,” ucap Vitalis Paulus di Kantor Dewan Jalan Gatot Subroto kemarin.
Tapi karena proyek-proyek belum
jalan tambahnya, masyarakat yang
berharap untuk bekerja jadi belum mendapat kesempatan. Vitalis menyatakan bahwa
keterlambatan realisasi proyek-proyek APBD tahun ini telah berdampak terhadap
belum bergeraknya lapangan kerja di sektor konstruksi. Salah satu penyebabnya
adalah proses tender yang belum selesai sehingga belum ada kontrak kerja yang
berjalan.
“Dari pengamatan kami salah satu
penyebab minimnya penyerapan tenaga kerja adalah desain proyek yang terlalu
mengandalkan metode fabrikasi. Menurutnya, banyak pekerjaan konstruksi yang
jika didesain lebih konvensional, bisa menyerap lebih banyak tenaga kerja
local,” terangnya lagi.
Misalnya, dalam pembangunan
saluran air. Kalau pakai produk pabrikan yang dibawa dari luar, pekerjanya
hanya lima sampai sepuluh orang. Tapi kalau dikerjakan manual, akan jauh lebih
banyak warga lokal yang terlibat.
Vitalis juga mengingatkan bahwa belanja pemerintah harus diarahkan tidak hanya untuk membangun infrastruktur, tetapi juga menciptakan efek ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar. Ia berharap ke depan, instansi teknis seperti Dinas Pekerjaan Umum lebih memperhatikan aspek ini dalam merancang pekerjaan.
“Saya tidak ingin menyebut nama
kampung atau wilayah tertentu agar tidak mendiskreditkan siapa pun, tapi ini
sudah sering kami bahas dalam rapat. Pemerintah harus menciptakan lapangan
kerja, bukan sekadar membangun,” pungkasnya. (sep/FN/Advertorial)