Kota Bangun Tuan Rumah BBGRM ke-22 Kukar, Dorong Semangat Gotong Royong Masyarakat

img

(Kota Bangun menjadi tuan rumah pelaksanaan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat ke 22)

POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR :Tahun 2025 ini Kecamatan Kota Bangun ditunjuk sebagai tuan rumah dalam rangka puncak peringatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-22 Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Peringatan tahunan ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar yang dilaksanakan serentak di seluruh kecamatan, dan kecamatan Kota Bangun sebagai pusat utama peringatan BBGRM .

Saat dikonfirmasi Poskotakaltimnews pada Selasa (29/04/2025) Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Ekonomi Desa DPMD Kukar, Asmir Riyandi Elvandar, mengungkapkan bahwa penunjukan Kota Bangun merupakan bagian dari rotasi tahunan lokasi kegiatan BBGRM.

“Ditahun sebelumnya Kecamatan Kembang Janggut yang menjadi tuan rumah tahun dan di tahun 2025 Kecamatan Kota Bangun yang ditunjuk,” ungkap Elvandar

Terkait dengan jadwal kegiatan dirinya mengatakan, pelaksanaan di Kota Bangun akan digelar di bulan Mei 2025. Namun untuk proses penilaian BBGRM sudah berjalan.

Selain itu, menurutnya peringatan BBGRM bukan hanya seremoni, tetapi menjadi momentum untuk membangkitkan kembali semangat gotong.

Lebih lanjut Elvandar menegaskan melalui kegiatan BBGRM juga menjadi sarana mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan sosial, ekonomi, dan lingkungan.

“Gotong royong bukan sekadar kerja bakti, tetapi juga bentuk solidaritas sosial yang memperkuat ketahanan masyarakat,” tandasnya

Melalui BBGRM dirinya berharap dapat menumbuhkan kembali semangat saling bantu yang dulu menjadi kekuatan desa.

Ia juga beranggapan bahwa gotong royong bukan hanya soal kerja fisik, tapi juga mencerminkan solidaritas sosial, kolaborasi ekonomi, serta penguatan ketahanan masyarakat.

“Kita tentu berharap nilai-nilai gotong royong ini dapat terus hidup dan tumbuh dalam keseharian warga, tidak hanya saat BBGRM berlangsung. Tapi dihari-hari biasa yang juga memberikan dampak positif seperti mempererat tali silaturahmi dan semangat persatuan,” tutup Elvandar (adv/tan)