KFBN 2025 Akan Digelar Juli Mendatang, Dispar Kukar Libatkan EO dan Pelaku Industri Lokal

img

KFBN yang diglar padatahun 2024 lalu./pic:ist

 

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Kegiatan tahunan yang dinantikan masyarakat Kutai Kartanegara yakni Kukar Festival Budaya Nusantara (KFBN) akan kembali digelar pada bulan Juli 2025 mendatang.

 

Hal ini disampaikan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar, Awang Ivan Ahmad, saat diwawancarai Poskotakaltimnews pada Rabu (04/06/2025).

 

Ia mengatakan jadwal penyelenggaraan KFBN tahun ini telah ditetapkan, yakni pada tanggal 19- 23 Juli 2025. Berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya, KFBN kali ini dipastikan akan semakin semarak dengan partisipasi yang lebih luas.

 

“Tahun ini, sebanyak 8 Provinsi, 20 Kecamatan di Kukar, 15 kelompok seni lokal, dan 12 paguyuban budaya dipastikan akan turut serta dalam menyemarakkan perhelatan budaya tersebut,” ungkap Ivan saat ditemui diruang kerjanya.

 

Ivan menyebutkan, adapun beberapa Provinsi yang akan turut serta dalam even KFBN 2025 yakni Kota Pangkal Pinang (Provinsi Kepulauan Bangka Belitung), Kota Bogor (Provinsi Jawa Barat), Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Provinsi Sulawesi Selatan), Sulawesi Tenggara, Provinsi Bengkulu, Provinsi Mamuju (Sulawesi Barat), Kabupaten Manggarai Barat (Nusa Tenggara Timur) dan Kalimantan Barat.

 

Menurutnya keikutsertaan berbagai daerah ini akan menghadirkan kekayaan budaya nusantara dalam satu panggung besar yang menjadi ikon tahunan Kabupaten Kukar.

 

Tidak hanya berfokus pada pelestarian budaya, Ivan menyampaikan dalam penyelenggaraan KFBN 2025 ini akan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang bersifat swakelola oleh internal Dispar Kukar.

 

“Di tahun ini pelaksanaan KFBN 2025 Dispar Kukar akan menggandeng Event Organizer (EO) lokal. EO yang dipilih nantinya merupakan pelaku industri kreatif yang sudah mendapatkan pelatihan dari berbagai instansi pembina yang ada di Kukar, hotel, agen perjalanan, dan pelaku industri pariwisata lainnya,” jelas Ivan.

 

Ivan menegaskan tujuan pelibatan pihak lokal ini adalah agar pelaku industri lokal bisa ikut terlibat aktif, mendapatkan manfaat ekonomi, dan tumbuh bersama melalui even ini.

 

“Contohnya, hotel-hotel lokal bisa memperoleh pendapatan dari akomodasi peserta, EO didaerah kita bisa mendapatkan proyek kerja nyata, dan UMKM bisa membuka lapak untuk berjualan selama acara berlangsung,” terangnya.

 

Terkait dengan pembiayaan, Ivan menyebutkan nantinya panitia KFBN akan menyusun skema pembiayaan yang menyesuaikan dengan partisipasi masing-masing peserta.

 

“Untuk peserta dari luar daerah atau dari 8 Provinsi yang diundang, biaya transportasi menuju Kutai Kartanegara akan ditanggung oleh peserta masing-masing. Namun, setelah tiba di Kukar, panitia akan menanggung seluruh kebutuhan akomodasi, konsumsi, dan transportasi lokal selama kegiatan berlangsung,” ungkap Ivan.

 

Hal serupa juga berlaku untuk peserta dari 20 kecamatan di Kukar. Terkait biaya transportasi ia mengatakan akan menjadi tanggung jawab dari masing-masing Kecamatan.

 

Namun untuk kebutuhan di Kukar, panitia nantinya sudah menyiapkan akomodasi, konsumsi, dan transportasi untuk mobilisasi selama kegiatan KFBN di Kukar, tepatnya di kota Tenggarong.

 

Dirinya juga menambahkan KFBN 2025 juga akan melibatkan berbagai vendor lokal dalam pengadaan kebutuhan teknis acara, seperti panggung, produksi acara, ID card, sistem suara (sound system), dan lain-lain.

 

Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen Dispar Kukar dalam memastikan even budaya ini memberi dampak ekonomi langsung bagi masyarakat, terutama pelaku UMKM.

 

“Harapan kami, even ini bisa menjadi momentum kebangkitan ekonomi kreatif lokal sekaligus ajang promosi potensi seni, budaya, dan pariwisata Kukar ke khalayak yang lebih luas,” katanya.

 

Dengan berbagai persiapan nantinya, Ivan berharap  KFBN 2025 tidak hanya menjadi perayaan budaya tahunan, tetapi juga sebagai penggerak nyata bagi sektor ekonomi kreatif dan pariwisata daerah.

“Mari kita sambut dan sukseskan KFBN 2025 di bulan Juli mendatang, yang merupakan event tahunan Kukar,” tutup Ivan. (adv/tan)