Eroh Bebaya ke-7 di Yogyakarta Akan Kembali Digelar Tahun Ini

img

(Plt Kepala Bidang Pemasaran Dispar Kukar, Awang Ivan Ahmad/pic:tanty)

POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR: Agenda tahunan Eroh Bebaya yang telah memasuki tahun ketujuh akan kembali digelar di Yogyakarta.

Kegiatan yang menjadi ajang promosi budaya dan daerah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) ini merupakan hasil inisiasi mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Mahasiswa  (IPM) Kutai Kartanegara (Kukar) di Yogyakarta.

Dan secara konsisten mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Kukar melalui Dinas Pariwisata (Dispar). Hal tersebut diungkapkan Plt. Kepala Bidang Pemasaran Dispar Kukar, Awang Ivan Ahmad.

Ivan menyampaikan bahwa persiapan penyelenggaraan Eroh Bebaya ke-7 telah dilakukan dengan koordinasi bersama IPM Kukar di Yogyakarta.

Bahkan, Dispar Kukar turut didampingi oleh IPM untuk melakukan audiensi langsung dengan Dinas Pariwisata DIY guna memaparkan konsep acara tahun ini.

"Pelaksanaan Eroh Bebaya tahun ini kami didampingi IPM Jogja untuk langsung menghadap Kadispar Jogja. Kami paparkan konsep acaranya sekaligus meminta arahan, terutama terkait perizinan,” ujar Ivan saat diwawancarai Poskotakaltimnews, Rabu (11/06/2025) di ruang kerjanya.

“Karena kita membuat event di kota orang, tentu harus sesuai aturan dan seizin pemerintah daerah setempat," tambahnya.

Lanjut Ivan di tahun ini, penyelenggaraan Eroh Bebaya direncanakan akan dilaksanakan di kawasan Tugu Nol Kilometer (Titik Nol) Malioboro, Yogyakarta.

Meski begitu, kepastian lokasi masih menunggu rekomendasi dan arahan dari pihak berwenang yakni pemerintah Yogyakarta. Diketahui pada penyelenggaraan sebelumnya Eroh Bebaya digelar di Kabupaten Sleman.

Dirinya juga menjelaskan Eroh Bebaya ini merupakan bentuk apresiasi Pemkab Kukar melalui Dispar Kukar kepada para mahasiswa yang menginisiasi kegiatan ini.

“ Pemkab Kukar hadir untuk memfasilitasi dan memberikan dukungan melalui beberapa OPD, seperti Disdik, Dispora, UKM, dan Dispar. Jadi bukan sekadar acara pariwisata, tetapi melibatkan lintas sektor," ungkapnya.

Ivan juga menilai Eroh Bebaya telah menjadi sarana penting dalam mengenalkan seni, budaya, serta potensi daerah Kukar kepada masyarakat luas, khususnya di luar Kalimantan Timur.

“Semoga melalui kegiatan ini nantinya, dapat terus menjadi ruang ekspresi generasi muda Kukar sekaligus memperkuat jejaring dan promosi daerah secara nasional,” tutupnya. (Adv/Tan)