Fraksi PKB Soroti Kegagalan Tertibkan Pasar Pandan Sari, Sindir Kinerja Satpol PP dan Dishub
POSKOTAKALTIMNEWS, BALIKPAPAN : Kritik tajam dilayangkan Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kota Balikpapan terhadap lambannya penataan Pasar Pandan Sari di Balikpapan Barat. Dalam sidang pembahasan Raperda RPJMD 2025–2029, Fraksi PKB menyebut kegagalan ini sebagai persoalan klasik yang tak kunjung diselesaikan, meski dana besar telah digelontorkan.
Sorotan disampaikan
langsung oleh Taufik Qul Rahman dari Fraksi PKB saat membacakan pandangan umum
fraksinya di Ballroom Gran Senyiur Hotel, Kamis (31/7/2025). Ia mendesak Wali
Kota Balikpapan, H Rahmad Mas’ud SE, agar tidak lagi menunda langkah tegas untuk
menata kawasan pasar yang dinilai semakin semrawut.
“Pasar Pandan Sari
hingga hari ini belum juga tertata rapi. Bangunan liar masih memadati fasum dan
fasos di luar UPT Pasar, membuat kawasan ini tampak kumuh dan memprihatinkan,”
ungkap Taufik.
Ia juga melontarkan
kritik keras terhadap dua instansi, yakni Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol
PP) dan Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan. Menurutnya, meskipun sudah
menyerap anggaran besar dari APBD, kinerja keduanya belum menunjukkan hasil
signifikan.
“Kami mempertanyakan efektivitas penertiban yang dilakukan Satpol PP dan Dishub. Anggaran rakyat sudah digunakan, tapi mana hasil nyatanya?” tegasnya.
Fraksi PKB berharap,
setelah pernyataan ini, Wali Kota segera mengambil tindakan konkret agar wajah
Pasar Pandan Sari bisa berubah menjadi lebih tertib, bersih, dan layak
dikunjungi. Pasar tradisional seharusnya menjadi etalase kota, bukan justru
menjadi simbol pembiaran. (mid)