SMK Berbasis Peternakan di Tabang Jadi Jawaban Kebutuhan Keterampilan Kerja

img

Camat Tabang, Rakhmadani Hidayat. (pic:Tanty)

 

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Rencana pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berbasis peternakan di Kecamatan Tabang dinilai menjadi langkah penting dalam menyiapkan generasi muda dengan keterampilan kerja yang relevan dengan kebutuhan zaman.

 

Camat Tabang, Rakhmadani Hidayat, menyebut keterampilan praktis dan keahlian teknis saat ini menjadi tuntutan utama dunia kerja. Karena itu, keberadaan SMK Peternakan diharapkan bisa menjawab kebutuhan tersebut.

 

“Lulusan SMK ini nantinya tidak hanya memiliki keterampilan di bidang peternakan, tetapi juga dibekali kemampuan manajerial agar bisa membuka peluang usaha secara mandiri,” ujar Rakhmadani belum lama ini.

 

SMK Peternakan ini didukung oleh Pemkab Kukar bersama PT BN Group, dan akan dibangun di kawasan Tukung Ritan, Muara Ritan wilayah yang dikenal sebagai sentra peternakan.

 

Camat Tabang tersebut mengatakan lokasi ini dipilih karena dinilai ideal untuk praktik langsung sesuai dengan kondisi lapangan.

 

“Pembangunan sekolah yang sudah digagas sejak awal 2000 an itu insyaallah mulai diwujudkan dengan lahan 13 hektare dan sudah dilakukan peletakan batu pertama,” katanya.

 

Untuk target penerimaan siswa ia menyebut proses itu dijadwalkan pada 2026 atau 2027, dengan anggaran pembangunan mencapai Rp17–18 miliar.

 

Rakhmadani juga menegaskan, keberadaan SMK Peternakan menjadi simbol kemajuan pendidikan vokasi di Tabang.

“Sekolah ini diharapkan mampu melahirkan tenaga terampil dan mandiri yang benar-benar siap memasuki dunia kerja,” pungkasnya (Adv/Tan).