Teluk Dalam jadi Contoh Desa Tangguh, Angka Stunting Bertahan di Bawah 0,5 Persen
(Kepala Desa Teluk Dalam, Supian/pic:Ist)
POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR: Desa Teluk Dalam di Kecamatan Tenggarong patut
diapresiasi. Di bawah kepemimpinan Kepala Desa Supian, desa ini berhasil
menjaga angka stunting tetap di bawah 0,5 persen, menjadikannya salah satu
wilayah dengan capaian terbaik di Kutai Kartanegara (Kukar).
Supian menyebut, dari
sekitar 2.500 penduduk, hanya segelintir anak yang terindikasi stunting, itupun
dalam kategori ringan.
“Angka stunting di sini sangat rendah, belum sampai 0,5 persen. Yang terindikasi pun masih tergolong ringan,” ujarnya, Kamis (09/10/2025).
Menurutnya, kunci
keberhasilan Teluk Dalam terletak pada aktivasi dua Posyandu aktif, yakni
Posyandu Balita dan Posyandu Lansia, yang menjadi ujung tombak pelayanan
kesehatan masyarakat.
“Dua Posyandu ini rutin
beroperasi setiap bulan, memantau tumbuh kembang anak sekaligus menjaga
kesehatan lansia. Jadi semua usia terlayani,” jelasnya.
Selain pelayanan rutin,
Pemdes Teluk Dalam juga menjalankan program makanan bergizi untuk balita.
Anggaran khusus disiapkan
agar anak-anak mendapatkan asupan sesuai standar gizi.
“Kami siapkan menu bergizi
sesuai rekomendasi tenaga kesehatan. Program ini melibatkan kader Posyandu dan
ibu-ibu PKK yang aktif memberi penyuluhan soal pentingnya gizi seimbang dan
cara mengolah makanan sehat di rumah,” terangnya.
Tidak hanya anak-anak,
perhatian terhadap lansia juga menjadi fokus utama. Melalui Posyandu Lansia,
kegiatan pemeriksaan kesehatan, pembagian vitamin, serta edukasi pola hidup
sehat dilakukan secara rutin setiap bulan.
Supian menilai, ukuran
desa yang tidak terlalu besar menjadi keuntungan tersendiri.
“Karena penduduk kami
tidak banyak, pengawasan kesehatan bisa dilakukan lebih detail, bahkan sampai
ke tiap rumah,” katanya.
Ia berharap upaya
sederhana namun konsisten ini dapat menjadi inspirasi bagi desa lain di Kukar.
“Prinsipnya, mencegah lebih baik daripada
mengobati. Kuncinya ada di gizi yang baik dan Posyandu yang aktif,” tutupnya.
(Adv/Tan)