Ketua DPRD Kukar: MTQ ke-46 Jadi Wadah Pembinaan dan Pembentukan Generasi Qur’ani

img

Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani ikut menyaksikan Pembukaan MTQ K-46 2025

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR: Ketua DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani, menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-46 tingkat Kabupaten Kukar tahun 2025 yang digelar di Halaman Parkir Stadion Rondong Demang, pada Jumat (24/10/2025).

Kegiatan tahunan tersebut diikuti oleh kafilah dari seluruh kecamatan di Kukar dengan semangat menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan. MTQ kali ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan generasi muda agar lebih mencintai dan mengamalkan isi Al-Qur’an.

Dalam sambutannya, Ahmad Yani menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya MTQ ke-46. Ia menilai ajang ini tidak hanya berfungsi sebagai perlombaan tilawatil Qur’an, tetapi juga sebagai wadah penting dalam membentuk generasi Qur’ani yang berakhlak mulia dan berjiwa religius.

Menurutnya, semangat MTQ sejalan dengan upaya daerah dalam membangun sumber daya manusia yang berkarakter. Ia menegaskan bahwa yang terpenting bukan hanya mencari juara, melainkan menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat.

“Yang kita inginkan sebenarnya adalah pembinaan. Harapannya, para peserta dan generasi muda bisa menjadi generasi Qur’ani yang mampu mempraktikkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ahmad Yani.

Ia juga menambahkan bahwa ajang seperti MTQ memiliki peran strategis dalam membina moral dan spiritual masyarakat. Melalui kegiatan ini, nilai-nilai kebaikan, disiplin, dan kebersamaan dapat terus tumbuh dalam lingkungan sosial yang lebih luas.

“MTQ bukan hanya untuk bertanding membaca ayat suci, tetapi bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an itu dapat dipraktikkan dan menjadi pedoman hidup. Itu yang lebih penting,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ahmad Yani menilai tingginya antusiasme peserta dan masyarakat menunjukkan bahwa semangat keagamaan di Kukar masih sangat kuat. Hal ini, menurutnya, menjadi tanda positif bahwa pembinaan keagamaan terus berkembang di daerah.

Selain memberikan manfaat spiritual, pelaksanaan MTQ juga memberi dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat. Dengan banyaknya pengunjung dan peserta yang hadir, kegiatan ini ikut menggerakkan roda perekonomian lokal, khususnya bagi pelaku UMKM di sekitar lokasi kegiatan.

“Kegiatan seperti ini juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Banyak orang yang berjualan, bekerja, dan berinteraksi. Transaksi itu membangkitkan ekonomi kita,” ungkapnya.

Ahmad Yani berharap agar kegiatan MTQ dapat terus dilaksanakan secara konsisten setiap tahun. Ia menilai bahwa pembinaan generasi Qur’ani harus menjadi program berkelanjutan demi membangun karakter masyarakat Kukar yang religius, produktif, dan berdaya saing.

Menutup pernyataannya, Ketua DPRD Kukar menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh seluruh program pembinaan keagamaan di daerah, termasuk MTQ. Menurutnya, kegiatan semacam ini merupakan investasi moral dan spiritual bagi masa depan Kutai Kartanegara.

“Kami DPRD Kukar sangat mendukung pelaksanaan MTQ ini. Semoga dari ajang seperti ini lahir generasi Qur’ani yang menjadi kebanggaan daerah dan teladan bagi bangsa,” tutup Ahmad Yani.(adv/pk)