Anugerah Desa Membangun 2025: DPMD Kukar Apresiasi Kiprah Desa Berprestasi
(Kadis DPMD Kukar Arianto saat menghadiri Anugerah Desa Membangun 2025/pic:ist)
POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR : Dalam suasana penuh
kebanggaan, ajang Anugerah Desa Membangun 2025 menjadi momentum penting bagi
desa-desa berprestasi di Kalimantan Timur.
Kegiatan yang digelar pada bulan Oktober 2025 lalu ini menjadi panggung
apresiasi bagi desa-desa terbaik di Kalimantan Timur yang berhasil menonjol
lewat berbagai terobosan pembangunan.
Kepala DPMPD Provinsi Kaltim, Puguh Harjanto**, beserta jajaran
pemerintahan desa dari berbagai kabupaten dan kota.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kutai Kartanegara
(Kukar) Arianto yang dikenal sebagai sosok penggerak pemberdayaan desa di Kukar
ini menghadiri secara langsung ajang tingkat provinsi ini.
Kehadirannya bukan sekadar untuk menghadiri seremoni, tetapi juga untuk
memberi motivasi langsung kepada para pelopor pembangunan desa yang telah
menghadirkan inovasi dan perubahan nyata di masyarakat.
Saat dikonfirmasi Selasa (04/11/2025) Arianto mengungkapkan bahwa
penghargaan tersebut bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal dari komitmen
baru untuk terus berinovasi.
“Ajang ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah bentuk refleksi dan evaluasi
bersama agar pembangunan desa tidak berhenti di satu titik, tetapi terus tumbuh
secara berkelanjutan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan rasa bangga atas capaian desa desa di Kukar yang
berhasil menorehkan prestasi di tingkat provinsi.
“Kami sangat mengapresiasi kerja keras kepala desa dan seluruh
perangkatnya. Apa yang mereka capai hari ini adalah hasil dari semangat, kerja
sama, dan dedikasi luar biasa,” ucapnya.
Adapun deretan prestasi berhasil diraih desa-desa asal Kukar. Desa Muara
Wis meraih Juara 1 kategori Penurunan Stunting, sementara Desa Perangkat Baru
berhasil menyabet Juara 1 kategori Pembangunan Kawasan Perdesaan. Adapun Desa
Bhuana Jaya menempati posisi Juara 2 di kategori yang sama.
Kebanggaan lain turut datang dari Desa Batuah, yang sukses mengharumkan
nama Kukar lewat inovasi produk lokal unggulan Coklat Lung Anak, serta Alimin
dari Desa Pela yang dinobatkan sebagai
Local Hero Pariwisata karena kontribusinya dalam mengembangkan potensi
wisata desa.
Menurut Arianto, prestasi tersebut tidak lahir secara instan, melainkan
hasil dari kerja kolektif antara pemerintah desa, masyarakat, dan berbagai
pemangku kepentingan.
“Ini bukan prestasi individu, tapi
hasil gotong royong yang luar biasa antara masyarakat dan pemerintah desa dalam
menciptakan perubahan nyata,” tegasnya.
Tidak hanya sekadar penghargaan, momentum ini diharapkan mampu menjadi
inspirasi bagi desa-desa lain di Kukar.
Arianto berharap semangat berinovasi dan mengedepankan partisipasi
masyarakat dapat terus menyebar hingga ke seluruh pelosok desa.
“Setiap desa memiliki potensi dan keunikan masing-masing. Tugas kita adalah
menggali dan mengembangkannya agar menjadi kekuatan bagi kesejahteraan
masyarakat,” pungkas Arianto. (Adv/Tan)