Ngobrol Oli Bareng Pertamina Lubricants, Jurnalis Balikpapan Dapat Wawasan Baru soal Pelumas Asli
POSKOTAKALTIMNEWS, BALIKPAPAN: PT Pertamina Lubricants terus memperkuat perannya sebagai pelopor industri pelumas nasional dengan menggelar kegiatan LubriTalk: Ngobrol Oli Bareng Pertamina Lubricants bersama sejumlah jurnalis di Balikpapan, Selasa (11/11/2025).
Acara ini menjadi wadah
edukasi publik sekaligus upaya melawan maraknya peredaran oli palsu di
Indonesia. Isu ini bukan sekadar persoalan ekonomi, tetapi juga menyangkut
keselamatan dan kepercayaan konsumen terhadap produk pelumas dalam negeri.
Manager Corp. Com & Investor
Relation PT Pertamina Lubricants, Intania Primasari Prionggo, menegaskan bahwa
sebagai produsen oli terbesar di Indonesia, pihaknya berkomitmen melindungi
konsumen dari ancaman produk palsu.
“Kami memastikan
ketersediaan produk yang berkualitas dan berstandar internasional, sekaligus
aktif mengedukasi publik agar menggunakan oli asli,” ujarnya.
Dalam sesi LubriTalk, para
jurnalis mendapat pemahaman dasar mengenai pelumas, mulai dari fungsi, jenis,
hingga tips memilih oli yang sesuai dengan kendaraan.
Oli memiliki peran vital
untuk mengurangi gesekan, mencegah korosi, mengontrol suhu mesin, dan
membersihkan kontaminasi di dalam mesin," Jelasnya.
Secara umum, oli terdiri
dari dua komponen utama: base oil dan zat aditif.
Base oil sendiri terbagi dua: Mineral, yang berasal dari pengolahan minyak bumi (crude oil). Synthetic, yang dihasilkan dari sintesis kimia dengan kualitas lebih stabil dan tahan panas tinggi.
Jenis synthetic base oil
seperti PAO dan Ester umumnya digunakan pada kendaraan modern karena memberikan
perlindungan optimal, "tambahnya.
Selain itu, kekentalan oli
ditunjukkan dengan kode SAE (Society of Automotive Engineers). Semakin kecil
angka “W” (Winter), maka oli semakin encer dan cocok untuk suhu rendah.
Sebaliknya, angka “W” tinggi menunjukkan oli lebih kental untuk kondisi panas.
Tips Memilih Oli Asli
Pertamina.
PT Pertamina Lubricants
juga membagikan panduan praktis memilih oli yang tepat:
1. Gunakan situs resmi Dr.
Lube (www.drlube.pertaminalubricants.com) untuk mengecek oli yang sesuai dengan
jenis kendaraan.
2. Pastikan oli
bersertifikat nasional dan internasional seperti SNI, API, JASO, atau ILSAC.
Selain itu, waktu
penggantian oli juga perlu diperhatikan. Untuk motor, idealnya setiap
2.000–3.000 km, sedangkan mobil setiap 5.000–15.000 km atau maksimal setiap
enam bulan hingga satu tahun.
Namun, patokan ini dapat
berbeda tergantung jenis oli, bahan bakar, dan kondisi pemakaian kendaraan. Oli
yang jarang diganti bisa mengendap dan menurunkan performa mesin, bahkan meski
kendaraan jarang digunakan.
Beberapa tanda oli sudah harus diganti antara lain: Suara mesin kasar atau berdengung, Tarikan kendaraan berat, Mesin cepat panas, Konsumsi bahan bakar meningkat.
Melalui kegiatan edukatif
seperti LubriTalk, Pertamina Lubricants berharap masyarakat semakin cerdas
memilih oli yang aman dan berkualitas, sekaligus membantu menekan peredaran oli
palsu yang merugikan banyak pihak, "pungkasnya.(mid)