DPRD Kaltim Tekankan Ketahanan Keluarga sebagai Pilar SDM Unggul
POSKOTAKALTIMNEWS, BALIKPAPAN : DPRD Provinsi Kalimantan Timur bersama Pemerintah Daerah menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) ke-1 Nomor 2 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga di RT 21 Kelurahan Lamaru, Kecamatan Balikpapan Timur, Minggu (11/1/2026).
Anggota DPRD Kaltim
H. Nurhadi Saputra menegaskan bahwa ketahanan keluarga merupakan fondasi
strategis dalam pembangunan daerah dan tidak bisa dipandang sebagai isu
domestik semata.
“Ketahanan keluarga
adalah kondisi dinamis yang menuntut keuletan dan ketangguhan. Di dalamnya
mencakup kemampuan fisik, materiil, mental, dan spiritual agar keluarga mampu
hidup mandiri serta berkembang secara harmonis,” kata Nurhadi.
Ia menilai, keluarga
berkualitas menjadi penentu langsung kualitas sumber daya manusia di daerah.
Karena itu, pembangunan keluarga harus dilakukan secara terencana dan
berkelanjutan.
“Keluarga yang kuat
bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga nilai mental spiritual, kesehatan,
pendidikan, dan sosial budaya. Semua aspek ini harus berjalan seimbang,”
ujarnya.
Nurhadi menjelaskan,
Perda Nomor 2 Tahun 2022 disusun sebagai kerangka kebijakan untuk memperkuat
peran pemerintah daerah dalam membangun ketahanan keluarga melalui kolaborasi
lintas sektor.
“Perda ini menjadi
pedoman bagi pemerintah daerah, masyarakat, dan dunia usaha agar memiliki
tanggung jawab bersama dalam memperkuat ketangguhan keluarga,” tegasnya.
Menurutnya, tujuan
utama regulasi tersebut adalah memastikan keluarga mampu memenuhi kebutuhan
fisik dan mental spiritual secara proporsional sehingga fungsi keluarga dapat
berjalan optimal.
“Ketika fungsi keluarga berjalan baik, maka kesejahteraan lahir dan batin masyarakat akan terbentuk secara alami,” jelas Nurhadi.
Selain itu, perda ini
juga diarahkan untuk menyelaraskan berbagai program ketahanan keluarga agar
tidak berjalan sendiri-sendiri.
“Harmonisasi program
antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha menjadi kunci agar pembangunan
ketahanan keluarga benar-benar berdampak,” katanya.
Melalui kegiatan
sosialisasi ini, DPRD Kaltim berharap kesadaran publik terhadap pentingnya
ketahanan keluarga semakin meningkat sebagai basis pembangunan sosial dan
ekonomi daerah. (mid)