Dekan Fisipol Unikarta, Zulkifli :Kades Baru Jangan Perkaya Diri dan Kelompok

img

TENGGARONG- Dekan Fisipol Unikarta, Zulkifli mewanti-wanti kepada Kades yang baru saja dilantik oleh Bupati Kukar, Edi Damansyah, jangan memperkaya diri sendiri dan kelompoknya, utamakan kemajuan desa demi kesejahteraan rakyat.

"Biasanya setelah dilantik, lupa dengan janjinya saat kampanye calon Kades, justru malah banyak yang memperkaya diri sendiri dan kelompok si Kades," ucap Zulkifli, Jumat(06/12/2019) malam.

Tugas yang harus dilakukan Kades yang baru menurut Zul, harus buat perencanaan desa yang matang, buat desa menjadi inovatif dan kreatif, jangan mengandalkan ADD dan DD saja, tapi harus pintar mengali pendapatan asli desa, dengan memaksimalkan peran BUMDes.

"Cara agar BUMDes bisa mengenjot pendapatan, dalam hal penunjukan pengurus BUMDes jangan orang dekat Kades yang tidak punya mental pengusaha, carilah pimpinan BUMDes profesional pengusaha," jelasnya.

Zul menilai, saat ini banyak pemdes yang belum serius mengelola BUMDes, buktinya banyak masyarakat yang desanya dikelilingi pertambangan dan perkebunan, malah banyak yang miskin masyarakatnya. ADD dan DD yang didapat sangat besar, namun tidak konsen mengelola dan meningkatkan SDM desa.

"Coba dipetakan pendidikan masyarakat desa, mana yang putus sekolah, mana yang tidak kuliah, cuma sudah diketahui sekolahkan dan kuliahkan masyarakat, ini justru lebih bermamfaat, dari pada habis menghabiskan anggaran desa, hanya untuk perjalanan dinas," ucapnya.

Zulkifli menyarankan kepada pemkab kukar untuk terus mengawasi pemdes, kalau ada program yang tidak berpihak ke masyarakat, kalau bisa dievaluasi, jangan dicairkan ADD dan DD nya.

"Tapi Pemkab melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa juga harus idealis, jangan ada main mata atau sekongkol, untuk mengerogoti uang desa," tegasnya.(and/poskotakaltimnews.com