Tak Ada Kenaikan Harga BBM, Pertamina Pastikan Pasokan Energi Aman
POSKOTAKALTIMNEWS, JAKARTA : Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya dalam menjaga ketersediaan energi nasional dengan memastikan tidak ada penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM), baik subsidi maupun non-subsidi, sesuai arahan Pemerintah.
Corporate Secretary
Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun, menegaskan bahwa pihaknya akan
terus menjalankan kebijakan Pemerintah secara konsisten.
“Kami senantiasa
melaksanakan kebijakan Pemerintah, termasuk dalam hal penetapan harga BBM. Di
sisi lain, kami juga melakukan berbagai langkah strategis seperti negosiasi
dengan supplier dan optimalisasi distribusi untuk memastikan ketersediaan
energi tetap terjaga bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengimbau
masyarakat untuk tetap tenang dan bijak dalam menggunakan energi.
“Kami mengimbau
masyarakat untuk menggunakan energi sesuai kebutuhan dan tidak terpengaruh oleh
informasi yang dapat memicu panic buying,” tambahnya.
Sementara itu, Area
Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional
Kalimantan, Edi Mangun, mengakui adanya kekhawatiran masyarakat akibat isu
kenaikan harga BBM yang sempat beredar.
“Memang terdapat
kekhawatiran dari masyarakat, khususnya terkait BBM subsidi, yang sempat memicu
antrean di sejumlah SPBU. Namun, Pemerintah telah menegaskan bahwa per 1 April
tidak ada kenaikan harga BBM,” jelasnya.
Ia menambahkan,
Pertamina sebagai operator akan selalu patuh terhadap regulator.
“Pertamina akan
selalu mengikuti kebijakan Pemerintah sebagai regulator dalam memastikan
stabilitas energi nasional,” tegasnya.
Pertamina Patra Niaga
juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga ketahanan energi melalui
penggunaan yang hemat dan bertanggung jawab. Selain itu, masyarakat diimbau
tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.
Melalui sinergi
antara Pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat, diharapkan distribusi
energi tetap lancar dan ketersediaan BBM nasional dapat terus terjaga guna
mendukung aktivitas serta pertumbuhan ekonomi di seluruh Indonesia. (*/mid)