Pelajari Pengelolaan PAUD, Komisi IV Kunjungi Yayasan Yabis Bontang

img

TENGGARONG, Selasa 10 Desember 2019 kemarin, Komisi IV DPRD Kukar yang membidangi tentang pendidikan dan kesehatan melakukan kunjungan ke Kota Balikpapan. Kunjungan itu dilakukan di Yayasan  YABIS Bontang. Rombongan diterima langsung Ketua Yayasan Pembinaan Islam Al-Ikhlas, Drs H Muslim Arsad, dewan guru dan pembina YABIS Kota Bontang.

Ketua Komisi IV, Baharuddin mengatakan selain ingin melakukan silaturahmi komisi IV ingin melihat secara dekat "Yayasan YABIS."

"Yayasan ini sudah mencatat segudang prestasi tingkat nasional dan ini sudah terdengar di mana-mana tentunya keberhasilan ini yang ingin kita sharingkan karena anak sebagai penerus masa depan bangsa tidak bisa dilepaskan dari peran Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). “ kata Baharudin.

Dikatakan Baharudin bahwa anak-anak inilah yang nantinya akan membangun bangsa dan peradaban Indonesia dalam 20-30 tahun sehingga, dalam perkembangannya, PAUD tidak hanya menjadi wadah bermain bagi anak, tetapi juga sebagai lembaga pendidikan komprehensif yang mengawali pendidikan sepanjang hayat bagi anak-anak.

“Di era globalisasi ini, PAUD juga dituntut untuk melakukan perubahan-perubahan demi agar anak dapat mencapai potensi terbaiknya saat dewasa dan dapat beradaptasi dengan tuntutan zaman. Di Kabupaten Kutai Kartanegara sendiri, lembaga PAUD juga sedang berkembang pesat. Berdasarkan data base di Kemendikbud, terdapat 606 PAUD yang terdaftar.”paparnya.

Dengan jumlah ini, Kabupaten Kutai Kartanegara menempati urutan pertama paling banyak PAUD se-Provinsi Kalimantan Timur. Banyaknya PAUD ini perlu dimaknai sebagai komitmen bersama masyarakat Kutai Kartanegara untuk kehidupan dan pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak di Kutai Kartanegara.

Masih perlu banyak sekali masukan dan perbaikan-perbaikan yang mumpuni agar PAUD di Kabupaten Kutai Kartanegara tidak hanya banyak, tetapi juga berkualitas dan mampu berprestasi seperti "Yayasan YABIS". Kota Bontang
"Masukan yang kita dapat ini akan mrnjadi referensi terkait pengelolaan PAUD serta langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) unggul di Kabupaten Kutai Kartanegara," tutur Bahruddin.awi/poskotakaltimnews.com