Dewan Dorong Internet Gratis untuk Perkuat Literasi Digital Bagi Aparatur Kampung dan Masyarakat
POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Anggota Komisi III DPRD Berau, Rahman, mendorong pembangunan jaringan internet gratis di Kampung-kampung agar di perluas. Menurutnya hal ini sangat penting dalam upaya mendukung kemajuan Kampung dan masyarakat.
Untuk itu DPRD Berau
mengingatkan agar pemerintah tidak berhenti pada penyediaan jaringan semata.
Tapi melakukan penguatan kapasitas sumber
daya manusia, baik aparatur Kampung maupun masyarakat melalui pelatihan
literasi digital, terutama untuk meningkatkan pelayanan publik dan menggerakkan
ekonomi kampung.
“Harapan kami selain
pembangunan jaringan, literasi digital juga perlu diperhatikan. Internet gratis
harus diiringi kemampuan memanfaatkannya dengan bijak, produktif, dan
bertanggung jawab. Dengan begitu, manfaatnya bisa dirasakan luas dan
berkelanjutan,” ujarnya.
Apalagi tambah Rahman,
perangkat kampung memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak pelayanan
publik. Jika memiliki kemampuan digital yang memadai, proses administrasi,
pengelolaan data kependudukan, hingga penyampaian informasi kepada warga dapat
dilakukan lebih cepat dan transparan.
Ia menilai,
transformasi digital di tingkat kampung bukan lagi pilihan, melainkan
kebutuhan. Tanpa peningkatan literasi, infrastruktur yang dibangun berpotensi
tidak dimanfaatkan secara optimal.
Lebih jauh, Rahman
melihat peluang besar pengembangan ekonomi berbasis digital di kampung-kampung
Berau. Melalui pelatihan yang tepat, pelaku UMKM dapat memasarkan produk secara
daring, memanfaatkan platform Marketplace, hingga mengelola media sosial
sebagai sarana promosi wisata dan potensi lokal.
“Kalau SDM-nya siap,
internet bisa menjadi alat untuk meningkatkan pendapatan masyarakat, bukan
sekadar sarana komunikasi,” katanya.
Ia berharap
pemerintah daerah merancang program literasi digital yang terstruktur dan
berkelanjutan, sehingga pemerataan ekonomi digital dan peningkatan kualitas
layanan publik dapat berjalan seiring dengan pembangunan jaringan.
“Sekiranya
infrastruktur yang sudah dibangun tidak hanya menjadi fasilitas, tetapi
benar-benar dimanfaatkan untuk kemajuan kampung dan kesejahteraan masyarakat,”
pungkasnya.
Bagi Rahman,
membangun koneksi internet memang penting. Namun, membangun kemampuan
masyarakat untuk mengelola dan memanfaatkannya secara produktif adalah langkah
yang jauh lebih menentukan. (sep/FN/Advertorial)