Anggota DPRD Berau Apresiasi Scout Run 2026 Jadi Motor Ekonomi dan Kemajuan Pariwisata Berau

img

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Suasana berbeda terasa di Tanjung Redeb, Minggu (3/5/2026). Ribuan peserta yang memadati ajang Scout Run 2026 tidak hanya menghadirkan semangat olahraga, tetapi juga membawa dampak nyata bagi denyut ekonomi masyarakat.

 

Lapak-lapak UMKM dipadati pengunjung, transaksi terjadi tanpa henti, dan para fotografer sibuk mengabadikan momen. Uang berputar, peluang terbuka, dan masyarakat merasakan langsung manfaat dari event olahraga tersebut.

 

Anggota DPRD Kabupaten Berau, Abdul Waris, menilai  ini sebagai bukti bahwa kegiatan seperti Scout Run memiliki nilai strategis yang lebih luas dari sekadar ajang olahraga.

 

“Kami apresiasi dari kegiatan ini menjadi pergerakan ekonomi. Kita bisa lihat sendiri, UMKM bergerak, fotografer ramai, banyak aktivitas ekonomi terjadi. Ini artinya uang beredar di masyarakat,” ujarnya saat ditemui di lokasi kegiatan.

 

Menurutnya, event ini menunjukkan bagaimana sebuah kegiatan publik mampu menciptakan efek berantai yang positif. Tidak hanya memberikan ruang bagi masyarakat untuk hidup sehat, tetapi juga membuka peluang usaha dan meningkatkan pendapatan pelaku ekonomi kecil. Lebih jauh, Waris melihat Scout Run 2026 sebagai pijakan awal dalam membangun konsep sport tourism  di Kabupaten Berau. Ia menyoroti kehadiran peserta dari sekitar 40 daerah sebagai indikator kuat bahwa Berau memiliki daya tarik yang mampu menjangkau wilayah luas.

 

“Kehadiran peserta dari berbagai daerah ini adalah pencapaian luar biasa. Artinya Berau punya potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi sport tourism,” katanya.

 

Konsep ini, lanjutnya, harus menjadi arah dalam setiap penyelenggaraan event ke depan. Ia mendorong agar pemerintah, pihak swasta, hingga masyarakat dapat bersinergi menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menarik, tetapi juga berdampak secara ekonomi dan pariwisata.

 

“Ke depan, setiap event harus kita dorong ke arah itu. Tidak hanya sekadar kegiatan, tapi harus ada efek wisata dan pergerakan ekonomi yang jelas,” tegasnya.

 

Hal tersebut sejalan dengan visi besar Pemerintah Kabupaten Berau untuk menjadikan daerah ini sebagai destinasi unggulan melalui konsep Berau Memesona. Menurut Waris, visi itu bukan sekadar slogan, tetapi harus diwujudkan melalui langkah nyata, salah satunya lewat event-event berkualitas.

 

Ia pun optimistis, jika kegiatan seperti Scout Run terus dikembangkan secara konsisten, Berau tidak hanya dikenal sebagai daerah dengan keindahan alam, tetapi juga sebagai pusat kegiatan olahraga yang mampu menarik wisatawan.

 

“Ini momentum yang baik. Kita harus jaga dan tingkatkan. Kalau konsisten, Berau bisa menjadi salah satu destinasi unggulan di Indonesia,” pungkasnya.

 

Dengan semangat yang terbangun dari lintasan lari hingga ke roda ekonomi, Scout Run 2026 menjadi lebih dari sekadar event tahunan. Ia menjelma menjadi simbol harapan bahwa dari langkah-langkah sederhana, masa depan ekonomi dan pariwisata Berau bisa melaju lebih kencang. (sep/FN/Advertorial)