Bupati Berau Lepas Keberangkatan 215 Calon Jemaah Haji Berau

img

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Bupati Kabupaten Berau Sri juniarsih Mas, secara seresmi lepeas keberangkatan 215 calon jemaah haji asal Kabupaten Berau untuk melaksanakan ibadah suci ke tanah Mekkah. Acara pelepasan berlangsung Balai Mufakat, Jalan Cendana, Tanjung Redeb, Senin malam (11/5/2026).

 

Dari total jemaah yang diberangkatkan, sebanyak 85 orang merupakan jemaah laki-laki dan 130 lainnya perempuan. Pelepasan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Berau Gamalis, unsur Forkopimda, Asisten Administrasi Umum Setda Berau, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Berau, Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Berau, serta ratusan keluarga jemaah.

 

Dalam sambutannya, Sri Juniarsih menyampaikan bahwa ibadah haji merupakan panggilan istimewa yang tidak semua orang bisa rasakan. Panjangnya antrean keberangkatan menjadi bukti bahwa perjalanan menuju Baitullah membutuhkan kesabaran, kesiapan, dan perjuangan panjang.

 

“Ibadah haji ini adalah salah satu rukun Islam yang belum tentu semua orang bisa menunaikannya. Ada yang menunggu sampai 14 hingga 15 tahun bahkan lebih,” ujarnya di hadapan para jemaah.

 

Menurutnya, lamanya masa tunggu tersebut harus menjadi pengingat agar para jemaah benar-benar memanfaatkan kesempatan itu dengan penuh rasa syukur dan kekhusyukan.

 

“Dengan penungguan yang begitu lama, tentu kita semua berharap bisa menjalankan haji dengan baik-baiknya,” tambahnya.

 

Bagi sebagian masyarakat, berangkat haji adalah puncak perjalanan spiritual dalam hidup. Tidak sedikit calon jemaah yang rela menabung bertahun-tahun, menjaga kesehatan, hingga menunggu antrean panjang demi bisa menjejakkan kaki di Tanah Suci. Karena itu, Sri Juniarsih mengingatkan agar seluruh jemaah menjaga niat dan kebersamaan selama menjalankan ibadah. Ia meminta para jemaah tetap disiplin mengikuti aturan rombongan agar perjalanan ibadah berjalan lancar.

 

“Tentu kita tidak boleh terpisah-pisah. Oleh karena itu bapak ibu harus mematuhi kesepakatan dan ketentuan yang sudah ada dalam rombongan,” pesannya.

 

Ia juga mengingatkan bahwa seluruh jemaah membawa nama baik daerah selama berada di Arab Saudi. Sikap dan perilaku para jemaah akan menjadi gambaran masyarakat Berau di mata dunia.

 

“Jaga nama baik bangsa dan negara kita. Sadarlah bahwa bapak ibu semuanya adalah representasi dari masyarakat Berau dan Provinsi Kalimantan Timur,” tegasnya.

 

Tak hanya soal ibadah, Bupati Berau itu juga berharap para jemaah dapat saling membantu satu sama lain selama berada di Tanah Suci. Menurutnya, kekompakan menjadi salah satu kunci penting agar seluruh rangkaian ibadah dapat dijalani dengan nyaman dan aman.

 

“Sekali lagi patuhi aturan dan ketetapan yang telah diberikan kepada kita semua demi kelancaran dan kenyamanan bersama,” imbaunya.

 

Di tengah suasana penuh haru tersebut, Sri Juniarsih juga menitipkan doa kepada para jemaah agar Kabupaten Berau senantiasa diberi keberkahan dan pemerintah daerah dapat terus menjalankan amanah melayani masyarakat dengan baik.

 

“Doakan kami di sini sebagai pelayan masyarakat supaya dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya,” katanya.

 

 Permintaan itu disambut haru oleh para jemaah dan keluarga yang hadir. Banyak di antara mereka terlihat khusyuk mendengarkan sambutan sambil sesekali mengusap air mata.

 

Sementara itu, Plt Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Berau, Hindun Nahdani, menjelaskan bahwa seluruh jemaah telah dipersiapkan melalui berbagai tahapan sebelum keberangkatan.

 

Menurutnya, para jemaah tidak hanya dibekali pengetahuan manasik haji, tetapi juga persiapan fisik dan mental agar siap menghadapi rangkaian ibadah yang cukup panjang dan menguras tenaga.

 

“Ini bukan hanya perjalanan hidup biasa, tetapi perjalanan yang membawa perubahan besar dalam hidup setiap jemaah,” ujarnya.

 

 Ia juga menyebutkan bahwa seluruh jemaah akan didampingi tiga petugas pendamping guna memastikan pelayanan dan kenyamanan selama di Tanah Suci.

 

Keberangkatan jemaah haji Berau tahun ini dibagi ke dalam empat kelompok terbang (kloter). Kloter pertama diketahui telah berangkat pada 29 April 2026 lalu. Sementara kloter kedua dijadwalkan berangkat pada 14 Mei 2026, sedangkan kloter ketiga dan keempat akan diberangkatkan pada 18 Mei 2026 mendatang.

 

Dengan keberangkatan ini, harapan besar pun mengiringi langkah para jemaah. Keluarga berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar, kembali ke Berau dalam keadaan sehat, serta menjadi haji dan hajjah yang mabrur. (sep/FN/Advertorial)