Disdamkarmat Berikan Klarifikasi Soal Video Joget Berseragam Damkar Berau yang Bikin Heboh Medsos
Kepala Disdamkarmat Berau, Rakhmadi Pasarakan. (foto:sep/fn)
POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Sosmed di Kabupaten Berau mendadak ramai setelah beredarnya sebuah video yang memperlihatkan aksi joget sejumlah orang, salah satunya mengenakan seragam Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Berau.
Video tersebut sontak
memicu perhatian publik lantaran diduga direkam saat jam dinas berlangsung.
Tak butuh waktu lama,
rekaman itu langsung menyebar luas di berbagai platform media sosial dan menuai
beragam komentar dari masyarakat. Banyak warga net mempertanyakan
profesionalisme aparatur pemerintah saat mengenakan atribut resmi kedinasan.
Menanggapi kegaduhan
yang terlanjur berkembang, Kepala Disdamkarmat Berau, Rakhmadi Pasarakan,
akhirnya memberikan klarifikasi secara terbuka, Kamis (21/5/2026).
Dalam keterangannya,
Rakhmadi membenarkan bahwa salah satu pria yang ada di dalam video viral
tersebut memang merupakan anggota Disdamkarmat Berau. Namun, ia menegaskan
bahwa narasi yang beredar di masyarakat tidak sepenuhnya benar.
“Saya tegaskan tidak memungkiri memang ada satu orang
anggota kita di sana karena pakaiannya seperti itu. Kami tidak mungkin
mengelak,” ujarnya.
Meski demikian, ia
memastikan aktivitas dalam video itu tidak dilakukan saat jam dinas aktif
maupun di lingkungan kantor Disdamkarmat Berau.
“Kami mohon maaf
kepada masyarakat atas kehebohan ini. Namun perlu kami luruskan bahwa kejadian
itu sebenarnya bukan di jam kerja, melainkan di jam istirahat. Tempat
kejadiannya pun bukan di kantor kami,” tegasnya.
Menurut Rakhmadi,
video tersebut awalnya hanya bersifat pribadi dan tidak dimaksudkan untuk
konsumsi publik. Namun tanpa diduga, rekaman itu justru tersebar luas setelah
dibagikan oleh salah satu rekan dari oknum anggota tersebut hingga akhirnya
viral dan menimbulkan berbagai persepsi di tengah masyarakat.
Ia juga menegaskan
bahwa dari sejumlah orang yang tampil di dalam video, hanya satu orang yang
merupakan personel Disdamkarmat Berau.
“Hanya satu orang
saja yang merupakan anggota kami. Yang lain-lain di video itu bukan dari
instansi kami,” katanya.
Walaupun kejadian
tersebut berlangsung di luar jam kerja, pihak Disdamkarmat tetap menyayangkan
penggunaan seragam dinas dalam video yang dianggap kurang pantas untuk
dipublikasikan.
Sebagai aparatur
pelayanan publik, penggunaan atribut resmi dinilai harus tetap menjaga etika
serta citra institusi di mata masyarakat.
Sebagai bentuk tindak
lanjut, pihak dinas langsung mengambil langkah cepat dengan memanggil oknum
anggota yang bersangkutan untuk dimintai klarifikasi. Selain itu, yang
bersangkutan juga telah diberikan sanksi administratif berupa teguran lisan.
“Yang bersangkutan
sudah kami panggil dan kami berikan teguran secara lisan. Selama ini kinerjanya
sebenarnya sangat luar biasa, tetapi karena ini sudah menjadi konsumsi publik,
tentu menjadi perhatian dan evaluasi bagi kami,” jelas Rakhmadi.
Ia menambahkan,
kritik dan sorotan masyarakat atas kejadian tersebut dipandang sebagai bentuk
kontrol sosial yang positif terhadap lembaga pemerintah. Karena itu, pihaknya
menjadikan peristiwa ini sebagai bahan evaluasi agar seluruh personel lebih
berhati-hati dalam bersikap, terlebih saat menggunakan atribut kedinasan.
“Kami meminta maaf
atas kegaduhan ini dan meminta seluruh anggota Damkar agar ke depannya lebih
berhati-hati dan bijak, terutama ketika mengenakan seragam dinas,” pungkasnya.
(sep/FN)