Karhutla Hanguskan 2,5 Hektare Lahan di Muara Badak
Proses pemadaman kebakaran lahan seluas 2,5 hektar di Desa Badak Ilir, Kecamatan Muara Badak. (Doc. Disdamkarmatan Kukar)
POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR: Karhutla menghanguskan sedikitnya 2,5 hektare lahan di kawasan Jalan AMD, Desa Badak Ilir, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Senin (3/8/2026).
Kobaran api yang muncul di area dekat
permukiman warga tersebut berhasil dikendalikan setelah petugas pemadam
kebakaran melakukan penanganan selama sekitar 40 menit.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan
Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kukar, Fida Hurasani mengatakan laporan kebakaran
diterima Pos Sektor Muara Badak pada pukul 12.10 WITA.
"Begitu menerima laporan, personel
langsung bergerak menuju lokasi. Karena titik kebakaran berada di area yang berdekatan
dengan permukiman warga, penanganan dilakukan secepat mungkin agar api tidak
meluas," ujarnya.
Ia menjelaskan, proses pemadaman berlangsung
mulai pukul 12.20 hingga 13.00 WITA. Sebanyak sembilan personel Damkar Pos
Sektor Muara Badak diterjunkan ke lokasi dan dibantu dua personel Masyarakat
Peduli Api (MPA).
Dalam operasi tersebut, petugas mengerahkan
satu unit mobil pemadam, tiga unit kendaraan roda dua, serta peralatan jet
shooter untuk menjangkau titik-titik api.
Fida menyebutkan, berdasarkan hasil pendataan
di lapangan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 2,5
hektare.
Setelah dilakukan pemadaman dan pendinginan,
api berhasil dipastikan padam sehingga tidak lagi berpotensi menyebar ke area
lain.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun
kerusakan bangunan, Fida mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan
terhadap potensi kebakaran lahan, terutama pada musim kemarau.
Ia mengimbau masyarakat tidak membuka lahan
dengan cara dibakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api.
"Kami mengajak masyarakat untuk
bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Jika menemukan asap
atau titik api, segera laporkan kepada petugas agar penanganan dapat dilakukan
sedini mungkin sebelum kebakaran meluas," tutupnya. (kriz)