Jelang Belimbur Erau Adat Kutai 2026, Satlantas Kukar Alihkan Arus di Sejumlah Ruas Tenggarong

img

Informasi pengalihan arus lalu lintas selama prosesi Belimbur Erau Adat Kutai 2026. (Doc. Satlantas Polres Kukar)

 

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Menjelang pelaksanaan Belimbur Erau Adat Kutai 2026, Satlantas Polres Kutai Kartanegara (Kukar) akan mengalihkan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan di  Tenggarong pada Minggu (27/9/2026).

 

Pengalihan diberlakukan pada jalur yang menjadi lintasan tradisi, mulai dari Kepala Benua di kawasan Tanah Merah Mangkurawang hingga Buntut Benua di sekitar Pal 4 Jalan Wolter Monginsidi.

 

Kasat Lantas Polres Kutai Kartanegara, AKP Ahmad Fandoli mengatakan, rekayasa lalu lintas dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan selama pelaksanaan Belimbur, pengaturan akan berlangsung mulai pagi hingga rangkaian kegiatan selesai.

 

"Pengaturan dan pengalihan arus kami lakukan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Belimbur, sekaligus memberikan keamanan bagi masyarakat dan pengguna jalan," ujarnya, Sabtu (26/9/2026).

 

Pengendara yang hendak melintas di kawasan tersebut diminta menyesuaikan perjalanan dengan kondisi lalu lintas.

 

Satlantas Kukar telah menyiapkan sejumlah jalur alternatif dari beberapa arah untuk mengurangi kepadatan di sekitar lokasi kegiatan.

 

Bagi kendaraan dari arah Kelurahan Mangkurawang, jalur alternatif yang dapat digunakan yakni Jalan Pattimura, Jalan Mulawarman, Jalan KH Dewantara, Jalan Teratai, Jalan M. Panjaitan, Jalan Gunung Kinibalu, Jalan Gunung Gardek, Jalan A. Moh. Alimuddin, Jalan Pesut, Jalan AP Mangkunegara dan seterusnya.

 

Sementara kendaraan dari arah Kota Samarinda dapat menggunakan Jalan AP Mangkunegara, kemudian menuju Jalan Pesut, Jalan A. Moh. Alimuddin dan melanjutkan perjalanan melalui jalur yang tersedia.

 

Untuk pengendara dari arah Kecamatan Loa Kulu, jalur alternatif yang disiapkan melalui Jalan Belida, Jalan Pesut, Jalan A. Moh. Alimuddin dan seterusnya.

 

Sedangkan dari arah Kelurahan Bukit Biru, kendaraan dapat melewati Jalan Pesut, Jalan A. Moh. Alimuddin dan melanjutkan perjalanan menuju tujuan.

 

"Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dan menggunakan jalur alternatif yang sudah disiapkan. Patuhi juga arahan petugas di lapangan agar arus tetap berjalan dengan baik," ucapnya.

 

Selain pengalihan arus, pengguna jalan diminta mengurangi kecepatan ketika mendekati lokasi kegiatan.

 

Pengendara juga diingatkan tidak berhenti atau memarkirkan kendaraan di badan jalan maupun titik yang dapat menghambat pergerakan arus lalu lintas.

 

Pengaturan tersebut dilakukan karena pelaksanaan Belimbur akan melibatkan masyarakat dalam jumlah besar.

 

Aktivitas warga di sepanjang jalur kegiatan berpotensi memengaruhi kelancaran kendaraan, sehingga personel Satlantas akan ditempatkan di sejumlah titik untuk melakukan pengaturan.

 

Ia mengatakan petugas akan menyesuaikan rekayasa lalu lintas dengan situasi di lapangan.

 

Pengendara yang melintas di sekitar kawasan kegiatan diminta mengikuti rambu maupun arahan petugas agar tidak terjadi konflik arus kendaraan.

 

"Kalau terjadi kepadatan, kami meminta pengguna jalan bersabar dan tidak mengambil jalur yang justru dapat mengganggu arus. Keselamatan dan kelancaran lalu lintas tetap menjadi perhatian selama kegiatan berlangsung," kata dia.

 

Tradisi Belimbur menjadi salah satu rangkaian dalam Erau Adat Kutai Kartanegara Ing Martadipura 2026.

 

Pelaksanaannya berlangsung di sepanjang jalur yang telah ditentukan, sehingga sejumlah ruas jalan perlu mendapatkan pengaturan khusus.

 

Dengan rekayasa tersebut, masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan menyesuaikan rute perjalanan.

 

Satlantas Kukar juga mengajak pengguna jalan turut menjaga ketertiban selama rangkaian Belimbur berlangsung.

"Intinya kami berharap seluruh masyarakat dapat mengikuti pengaturan yang sudah dibuat dan bersama-sama menjaga keamanan serta ketertiban selama Belimbur," tutupnya. (Kriz)