Sumarsono Bedah Dasar Jurnalistik di SMAN 4 Balikpapan: Menulis Berita Harus Berbasis Fakta

img

Pelatihan jurnalistik pelajar di SMAN 4 Balikpapan.

POSKOTAKALTIMNEWS, BALIKPAPAN: Media Poskotakaltimnews.com menggelar Pelatihan Jurnalistik tingkat pelajar di SMAN 4 Balikpapan Selatan, Selasa (29/9/2026). Kegiatan ini menjadi ruang bagi pelajar untuk mengenal dasar-dasar jurnalistik sekaligus meningkatkan kemampuan menulis di tengah derasnya arus informasi digital.

Pelatihan tersebut diikuti sebanyak 50 pelajar SMAN 4 Balikpapan. Materi jurnalistik disampaikan langsung oleh Pemimpin Redaksi Tribun Kaltim, Sumarsono.

Dalam pemaparannya, Sumarsono menjelaskan dasar-dasar jurnalistik, mulai dari memahami nilai berita, teknik menggali informasi, melakukan wawancara hingga menyusun berita dengan kaidah jurnalistik yang benar.

Menurutnya, kemampuan menulis berita tidak hanya berkaitan dengan merangkai kata, tetapi juga bagaimana seorang penulis mampu mengolah informasi secara akurat, berimbang dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Jurnalistik itu bukan sekadar menulis. Ada proses mencari informasi, melakukan verifikasi, kemudian menyajikannya kepada masyarakat dengan benar,” ujar Sumarsono.

Ia menekankan, pemahaman terhadap jurnalistik menjadi semakin penting bagi pelajar karena mereka hidup di tengah perkembangan media sosial dan arus informasi yang sangat cepat.

“Pelajar harus mampu membedakan mana informasi yang benar dan mana yang belum tentu benar. Karena itu, literasi digital dan kemampuan memeriksa informasi menjadi sangat penting,” katanya.

Kegiatan ini juga bertujuan mendorong tumbuhnya minat pelajar terhadap dunia jurnalistik sekaligus membangun budaya literasi di lingkungan sekolah.

Melalui pelatihan tersebut, peserta diharapkan tidak hanya memahami teori jurnalistik, tetapi juga mampu menerapkannya dalam aktivitas menulis, membuat karya jurnalistik sekolah, maupun menyampaikan informasi secara bertanggung jawab di media digital.

Pelatihan Jurnalistik Poskotakaltimnews ini turut mendapat dukungan dari SKK Migas, Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT), Waroeng Steak Balikpapan, serta Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB).

Ketua Panitia Pelatihan Jurnalistik 2026, Hamid, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat literasi digital di kalangan generasi muda.

“Kami berharap melalui kegiatan ini para siswa tidak hanya memiliki kemampuan menulis, tetapi juga memahami pentingnya mencari informasi yang benar, melakukan verifikasi dan menyampaikan informasi secara bertanggung jawab,” ujarnya.

Ia berharap pelatihan tersebut dapat menjadi langkah awal bagi lahirnya generasi muda yang kritis terhadap informasi sekaligus memiliki ketertarikan untuk mengembangkan jurnalistik di lingkungan sekolah.

“Semoga dari kegiatan ini muncul bibit-bibit jurnalis muda yang mampu menghasilkan karya berkualitas dan ikut membangun budaya literasi di sekolah,” pungkasnya.(mid)