Mahasiswa Kukar yang Berkuliah di Cina, Sangat Sehat
TENGGARONG- Empat mahasiswa Kukar yang berkuliah di Cina dipastikan dalam
kondisi sangat sehat, meski sempat dilakukan proses karantina selama dua minggu
di Kepulauan Natuna Batam, saat ini mereka sudah berada di Tenggarong.
"Pemkab kukar sangat bersyukur mahasiswa kukar yang berkuliah di cina
dalam keadaan sangat sehat, dan bisa berkumpul bersama keluarga di kukar,
ditengah kasus virus Corona yang semakin berkembang di cina," kata Bupati
Edi Damansyah, saat menerima empat mahasiswa dan keluarganya, Minggu(16/2/2020)
malam, di rumah jabatan bupati kukar.
Edi menyebutkan, sudah menjadi bagian dari tugas pemerintah, memberikan
perlindungan dan jaminan masyarakatnya, apalagi empat mahasiswa asal kukar ini
memiliki prestasi yang mumpuni dan membanggakan pemkab kukar.
"Empat mahasiswa asal kukar di cina, semuanya mengambil jurusan kuliah
kedokteran, ini suatu yang membanggakan, apalagi kuliah di luar negeri,
terkenal sangat ketat seleksinya, dan empat mahasiswa kita memakai jalur
mandiri semua," ucapnya.
Edi berharap mahasiswa kita bisa terus lanjutkan kuliahnya, sambil menunggu
perkembangan penangganan virus corona benar-benar sudah selesai.
"Untung saja, mereka semua sudah mulai kuliah secara online dengan
kampusnya di cina," jelasnya.
Salah satu mahasiswa David Samjar Sirupa yang berumur 22 tahun yang tinggal
di jalan Belida Tenggarong bersama orang tuanya menceritakan, saat evakuasi
dari cina dalam keadaan aman, tidak seperti saat ini di cina yang sudah cukup
parah saat ini, cuma jangan lupa keluar harus pake masker.
"Peraturan pemerintah cina antisipasi penyebaran virus corona, kepada
masyarakat keluar harus pakai masker, kalau keluar beli barang kebutuhan pokok
hanya untuk persediaan tiga hari, dan keluar tidak boleh lebih dari satu jam,
jika melanggar maka akan kena peringatan dari kampus,"tegasnya.
Untuk diketahui, empat mahasiswa asal kukar yang berkuliah di cina bernama,
Innesa Alviani Nur Farida, David Samjar Sirupa, Ristia Delly Rahman, yang
bertempat tinggal di Tenggarong, sedangkan satu orang lagi, Raisa Rosalinda
yang bertempat tinggal di kecamatan Kota Bangun.(and/poskotakaltimnews.com)