Kukar Kebagian 280 Rapid Test

img

(Kadinkes Kukar)

 

TENGGARONG- Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) hanya mendapatkan 280 alat tes cepat (rapid test) Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Alat dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur itu pun hanya digunakan untuk kalangan masyarakat tertentu.

“Kita mendapatkan seabnyak 280 Rapid Test dari dinas Kesehatan Provensi dan Itu sudah kita distribusikan ke rumah sakit atau pukesmas dan kepada petugas lain yang berkontak erat serta kepada ODP yang berkonta erat.” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutai Kartanegara (Kukar) dr Martina Yulianti kemarin sore di Tenggarong.

Dengan ketersedian rapid test ini tidak untuk ke semua masyarakat, apabila masyarakat yang tidak terindikasi, berkontak erat serta bukan dari tempat yang terjangkit itu tidak anjurkan. Sehingga penggunaan Rapid Test ini harus berhati-hati dikarenakan belum tentun hasil pertama negatif belum tentu aman, karena mungkin imunoglobulin belum terbentuk dan harus di ulang lagi pada hari ke 10 sampai hari ke 14. 

Menurutnya, rapid test ini harus dibpergunnakan sebaik mungkin dan apabilan rapid test ini tidak di manfaatkan dengan baik atau menyalahgunakan  sangat berbahaya., “Misalnya yang bersangkutan sudah test kemudian negatif dan dia merasa sehat sehingga dia merasa bebas kemana mana, nah ini yang tidak kita harapkan, kita tetap harus waspada sampai virus ini betul-betul hilang.” jelasnya.

Meski alat rapid test yang di dapat sangat kurang namun saat ini masih bertahap penambahan alat rapid test.”Karena ini beli sendiri namun hanya barangnya aja yang belum datang, yang bukan berarti Pemkab Kukar serta Dinas Kesehata tidak punya anggaran, Kita sudah pesan namun hanya saja ketersedianya di pasaran yang terbatas. “katanya (dra)