Jenazah Ketahuan Positif Corona Setelah Dimakamkan Secara Biasa, Ratusan Warga Tenggarong Diswab

img

(ilustrasi)


TENGGARONG, Pasien laki laki berusia  50 tahun yang merupakan KK 1034 yang meninggal di rumah sakit AM Parikesit Tenggarong pada Rabu (23/9/2020) terkonfirmasi positif Covid-19.

“Pasien dibawa dirumah sakit pada 22 September sekitar pukul 21.30 Wita, saat itu langsung ditangani di UGD. Saat dirawat kondisi pasien sesak nafas, dan kemudian diarahkan pengobatan lebih lanjut ke poli Covid karena dicurigai mengarah ke Covid-19, ” Kata dr Anies Beva Centora, salah satu dokter yang menangani pasien tersebut.

Petugas kemudian melakukan swab test sekitar pulul 24.00 Wita, dengan kondisi pasien saat itu masih sadar.”Pada pukul 02.30 Wita kondisi pasien semakin memburuk, dan sekitar pulkul 03.00 Wita  meninggal dunia,” terangnya.

Saat itu keluarga dalam keadaan panik, pengunjung keluarga semakin banyak, petugas sudah meminta agar jenazah tidak dibawa dulu, karena harus menunggu hasil swab untuk bisa mengetahui jenis pemakamannya seperti apa, apakah protokol covid atau tidak. “Tapi keluarga menolak menunggu hasil swab dan tidak mau dimakamkan dengan penanganan protokol covid-19. Kemudian jenazah langsung dibawa keluarga,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kukar dr Martina Yulianti mengatakan, rumah sakit sudah berusaha untuk mengedukasi ke pasien, keluarga sudah diberitahu tentang hasil swab tes tersebut oleh Dinkes dan puskemas, dan melakukan tracing kontak erat, baik keluarga dan warga yang melayat pada hari itu.

“Kaluarga memahami kondisi ini, dilakukan tracing semua yang kontak erat, kami mengapresiasi kepada keluarga yang mau bekerjasama meski ini terlambat, namun akan ditangani bersama sama, untuk menjaga kita semua, mencegah penularan lebih luas. Saat ini (Kamis 24/9/2020 red) sudah ada 100 warga yang menjalani swab test dan jumlah itu kemungkinan bertambah,,” tandasnya.(awi/poskotakaltimnews.com)