Mengembangkan Industri Pariwisata, Sri Wahyuni: Paling Penting Pelayanannya

img

(Sri Wahyuni, Kepala Pariwisata Kaltim)

 

SAMARINDA- Kepala Dinas  Pariwisata Provinsi  Kaltim Sri Wahyuni  menegaskan, dalam pengembangan pariwisata, yang paling penting adalah pelayanannya, karena yang  dijual itu adalah jasa perlayanan (service ), karena sebagus apapun destinasinya, kalau jasa pelayanannya tidak dilakukan dengan baik, itu membuat daya saingnya  berkurang.

Sri Wahyuni  mencontohkan  Sungai  Mekong  di  Vietnam  itu jauah lebih bagus Sungai Mahakam maupun sungai di China maupun di negara  Thailand.

“ Permasalahannya adalah  mereka lebih bagus didalam membuat standar pelayanan wisatanya,  kalau sungainya  mungkin lebih bagus  sungai kita (Mahakam), tetapi pelayanannya  kepada wisatawan, yang  membuat wisatawan terkenang  dan senang untuk kembali, dan ini menjadi pekerjaan rumah kita,” kata  Sri Wahyuni, belum lama ini.        

Untuk peningkatan Sumber  Daya Manusia (SDM) pariwisata, lanjut Sri Wahyuni salah satu yang dilakukan adalah bagaimana  pramuwisata (guide) itu  bisa ditingkatkan kapasitasnya, karena  dia menjadi orang terdepan yang  berinteraksi dengan wisatawan.

“ Karena dialah wisatawan bisa tergerak untuk datang kembali merekomendasikan orang untuk datang ke destinasi wisata kita,” tandasnya.

Sri Wahyuni  mengharapkan  melalui pelatihan  pramuwisata madya dan uji sertifikasi  kompetensi  tahun 2020 yang telah dilaksanakan, para  pramusata  dapat terus meningkatkan kapasitasnya,   baik  pendekatan dan memberlakukan serta memberikan pelayanan  yang terbaik  kepada wisatawan.

“ Sehingga  dengan pelatihan tersebut, kita punya  pramuwisata  yang    memiliki standarisasi dan kompetensi yang diharapkan, sehingga dapat berdapak pada daya saing  dan wisatapun merasa nyaman,   karena pramuwisata  yang membawa atau mendampingi   dia, adalah mereka (guide) yang sudah memiliki standar kompetensi,” papar Sri Wahyuni.(mar/poskotakaltimnews.com)