Lampu Hias dan Tematik Jembatan Dimatikan Setiap Akhir Pekan

img

(Bupati Kukar di dampingi Sekda Kukar, Dandim Tenggarong, dan Waka Polres Kukar)

TENGGARONG, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) mematikan lampu tematik jembatan Tenggarong dan big tree setiap akhir pekan, namun untuk lampu jalan masih menyala, hal tersebut dilakukan oleh Pemkab Kukar guna meminimalisir kerumunan pada malam hari.

Bupati Kukar Edi Damansyah mengatakan, menurut data penanganan Covid-19 kasus terkonfirmasi makin meningkat khususnya di Kukar, jika lampu hias tidak di matikan maka dikawatirkan yang terjadi banyak pengunjung baik dari Tenggarong maupun dari luar Tenggarong akan berdatangan untuk menikmati keindahan atau berfoto foto di area tersebut.

"Diketahui hari yang banyak pengunjungnya seperti akhir pekan atau weekend tersebut, jelas bisa menimbulkan kerumunan, maka dari itu di hari hari tertentu itu lampu di matikan dulu, selama kota Tenggarong di hiasi dengan lampu hias, memang banyak pengunjung yang berdatangan" Kata Edi kepada media, di Kantor Bupati, Senin (18/1/2021).

Ia menambahkan, karena saat ini situasi Covid-19, pihaknya bertanggung jawab ingin kota Tenggarong tertata dengan baik kedepannya, dan ia mohon kepada masyarakat untuk pengertiannya, kerjasamanya, selalu mengikuti himbauan Pemerintah Kabupaten Kukar.

"Kami juga ingin masyarakat luar Tenggarong datang ke Tenggarong itu supaya belanja di Tenggarong, namun semua itu harus di batasi karena pandemi Covid-19" katanya.

Semetara itu Kepala Satpol PP Kukar Fida Hurasani menuturkan, pihaknya juga melakukan patroli dan pengawasan sesuai dengan perintah pimpinan, lampu yang di matikan hanya lampu tematik dan lampu hias pada akhir pekan, jika nanti di hari kerja masih terjadi kerumunan, maka lampu tersebut akan di matikan juga di hari kerja.

"Semua itu kembali dari kesadaran masyarakat, dimana masyarakat ingin foto foto kan bisa bergantian dan jangan menimbulkan kerumunan" Ucap Fida.(*riz/poskotakaltimnews.com)