10 Puspaga Sudah Terbentuk di Kaltim
Seminar Parenting Peran Pengasuhan Bagi Tumbuh Kembang Anak, berlangsung di Ruang Rapat Kartni DKP3A Kaltim
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,SAMARINDA-Kepala Dinas
Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim
Noryani Sorayalita mengatakan hingga akhir tahun 2020 sudah 10 kabupaten/kota
yang sudah membentuk Pelayanan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) yaitu
Berau, Kutai Barat, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Paser, Balikpapan, Bontang,
Samarinda dan Penajam Paser Utara.
“Tingkat
provinsi telah terbentuk pada tahun 2019, lalu untuk Kabupaten Mahakam Ulu
dalam tahap advokasi," kata Soraya
Sorayalita
pada acara Seminar Parenting Peran Pengasuhan Bagi Tumbuh Kembang Anak, berlangsung di Ruang Rapat Kartni DKP3A Kaltim, Rabu (23/6/2021).
Soraya menjelaskan, Puspaga merupakan one stop service atau Layanan Satu Pintu Keluarga Berbasis Hak Anak untuk memberikan solusi atau jalan keluar bagi orang tua, anak dan keluarga dalam menghadapi permasalahan pada langkah pertama pencegahan kekerasan.
"Puspaga, merupakan bentuk layanan pencegahan dibawah koordinator DKP3A Kaltim sebagai wujud kepedulian negara dalam meningkatkan kehidupan keluarga dan ketahanan keluarga melalui program pendidikan/pengasuhan, ketrampilan menjadi orangtua, keterampilan melindungi anak, kemampuan meningkatkan partisipasi anak dalam keluarga maupun penyelenggaraan program konseling bagi anak dan keluarga,"paparnya.
Soraya menambahkan pelaksanaan Pusparaga dilakukan oleh tenaga profesional seperti tenaga konselor, baik psikolog atau sarjana profesi bidang psikologi, Bimbingan Konseling atau Pekerja Sosial yang telah memahami Konvensi Hak Anak (KHA), melalui peningkatan kapasitas orang tua/keluarga yang bertanggung jawab terhadap anak dalam mengasuh dan melindungi anak dari kekerasan, eksploitasi, perlakuan salah, dan penelantaran.
“Hal ini merupakan salah satu unsur prioritas dalam pelaksanaan kebijakan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA),” tandas Soraya.
Selain itu, lanjut Soraya, pengasuhan memegang peran yang sangat penting dalam sebuah keluarga dan akan menentukan baik buruknya karakter seorang anak kelak.
"Sehingga
strategi maupun kebijakan telah disiapkan pemerintah, salah satunya adalah
melalui Puspaga, sebagai upaya pencegahan kekerasan dan terhadap perempuan,
anak dan penyandang disabilitas,"ujarnya.
Dengan Hadirnya Puspaga di Kaltim, Soraya berharap masyarakat dapat bersama-sama melakukan pembelajaran terkait bagaimana mengasuh anak dengan tepat sehingga mampu menjaga ketahanan keluarga.(mar)