Presiden Resmikan Tol Balsam, Isran Minta Dukungan Pembangunan Tol Samarinda-Bontang
(Peresmian
jalan tol Balikpapan Samarinda)
POSKOTAKALTIMNEWS.COM.BALIKPAPAN–Penantian panjang
masyarakat Kalimantan Timur akhirnya usai sudah, jalan tol pertama di Pulau
Kalimantan yang menghubungkan Balikpapan dan Samarinda sepanjang 97,27
kilometer bisa beroperasi secara penuh usai diresmikan Presiden RI Joko Widodo
(Jokowi) pada Selasa, 24 Agustus 2021, bertempat di Gerbang Tol Manggar.
Peresmian dilakukan setelah rampungnya
pembangunan seksi 1 ruas Balikpapan (Km 13) – Samboja sepanjang 22,03 Km dan
seksi 5 ruas Sepinggan – Balikpapan (Km 13) sepanjang 11,09 Km atau total 33,12
Km. Sekaligus melengkapi tiga seksi yang telah beroperasi sejak Desember 2019,
yakni seksi 2 ruas Samboja – Muara Jawa (30,98 Km), seksi 3 ruas Muara Jawa –
Palaran (17,30 Km) dan seksi 4 ruas Palaran – Samarinda (16,59 Km).
Dalam peresmian tersebut, Presiden Jokowi
didampingi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri PUPR Basuki
Hadimulyono, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Polisi
Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Kaltim Isran Noor dan Direktur Utama PT Jasa Marga
Balikpapan-Samarinda Jinto Sirait.
Presiden Jokowi mengungkapkan bahwa peresmian
jalan tol Balikpapan-Samarinda seksi 1 dan 5 ini merupakan momen bersejarah,
karena merupakan jalan tol pertama di Pulau Kalimantan. Sehingga harus
disyukuri karena seperti yang diharapkan pemerintah dan masyarakat pembangunan
infrastruktur tidak hanya terpusat di pulau Jawa saja, tetapi di pulau-pulau
lainnya di Indonesia.
“Alhamdulillah, telah selesai jalan tol
Balikpapan-Samarinda sepanjang 97,3 kilometer telah tuntas di kerjakan. Kita
harapkan akan menciptakan titik-titik pertumbuhan ekonomi baru dan perbaikan
jaringan logistik akan lebih baik, lebih efisien dan lebih cepat sehingga
meningkatkan daya saing, utamanya komoditas yang diproduksi di kaltim. Sehingga
akses semakin lancar dan menurunkan biaya logistik. Tentu saja produk-produk
ekspor Kaltim akan memiliki daya saing yang tinggi, sehingga menjadikan
perekonomian di Kaltim semakin efisien dan kompetitif,” ujar Jokowi.
Gubernur Isran Noor menjelaskan pembangunan
jalan tol Balikpapan-Samarinda dimulai sejak 2010 yang dimulai oleh Pemprov
Kaltim, kemudian diambil alih pemerintah pusat untuk melanjutkan
pembangunannya. Total aset daerah yang dihibahkan Pemprov Kaltim kepada
pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR Rp3,1 triliun lebih.
“Dengan beroperasi penuhnya jalan tol
Balikpapan-Samarinda ini diharapkan memnberikan manfaat sebesar-besarnya kepada
masyarakat Kaltim, dalam memperlancar konektivitas, memajukan perekonomian dan
mobilitas orang, barang dan jasa, sekaligus menunjang pembangunan ibu kota
negara baru di Sepaku, Penajam Paser Utara. Kita juga meminta dukungan Bapak
Presiden untuk pembangunan jalan tol Samarinda-Bontang sepanjang 95 kilometer
yang telah masuk dalam proyek strategis nasional sejak 2020 lalu,” jelas Isran.
(mar)