Pembangunan Pariwisata Kukar Harus Ditunjangan Sapras Memadai
TENGGARONG, Kemajuan pembangunan
disektor pariwisata di Kutai Kartanegara telah menunjukan perkembangan kemajuan
yang menggembirakan, hal itu dibuktikan dengan jumlah kunjungan wisatawan ke
kota raja Tenggarong dari berbagai daerah di Kaltim. Ini tentunya berdampak
pada peningkatan PAD (Pendapatan Asli Daerah) Kukar.
Namun demikian, masih banyak hal yang
perlu dilakukan pembenahan terhadap obyek obyek wisata di Kukar untuk
memaksimal peningkatan PAD, disisi lain juga perlu dilakukan langkah langkah
strategis untuk mendorong semakin ramainya kunjungan wisatawan ke Kukar.
“Sarana prasana harus memadai , seperti
pembangunan infrasktur jalan maupun penunjang lainnya disetiap tempat wisata harus
dilakukan,disertai dengan adanya pasar bagi PKL.” Kata Anggota Komisi III DPRD
Kukar Ahmad Yani, usai melakukan kunjungan Komisi Gabungan DPRD Kukar ke Kota
Blitar, kemarin.
Selain dari itu keberadaan tempat wisata yang bersih dan tertib terrif yang terkangkau, SOP yang professional, akan menjadikan minat wisatawan semakin banyak.“Lakukan promosi, dengan cara kerjasama dengan travel agen dan even kegiatan. Kemudian sejumlah tempat wisata alam yang ada di Kukar yang masih dikuasi perorangan, sebaiknya segera dikerjasamakan dengan pemerintah,” tandasnya.
Sementara itu hasil
kunjungan ke Kota Blitar terkait dengan PAD dan Kepariwisataan, menurut Ahmad
Yani, bahwa sarana dan prasana pariwisata menjadi keharusan yang harus
terpenuhi. Selain itu keberadaan Pasar Tradisional dan PKL menjadi salah satu
penyumbang PAD bagi Kota Blitar.awi/poskotakaltimnews.com