Bupati Kukar Teken MoU dengan Dua Perguruan Tinggi
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
KUKAR-
Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah melakukan penandatanganan kerja sama
atau MoU dengan Politeknik Akademik Teknik Mesin Industri (ATMI), dan
Politeknik Negeri Samarinda dibidang peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).
Penandatanganan kerjasama berlangsung di
Rumah Jabatan Bupati Kukar Edi Damansyah, Sabtu (30/7/2022). Dan didampingi
oleh Sekretaris Kabupaten H Sunggono, serta dihadiri Kepala Dinas Pariwisata
Slamet Hadiraharjo, Direktur Politeknik ATMI Solo Andri, Wakil Direktur Bidang
Akademik Budi Nugroho.
Edi Damansyah mengatakan, hal ini merupakan
bentuk komitmen dari program Kukar Idaman. Pemkab Kukar membuka program
beasiswa tematik, artinya beasiswa ini dikhususkan untuk jurusan pariwisata dan
perhotelan pada Polnes, sedangkan Politeknik ATMI Solo untuk jurusan teknik
mesin dan manifaktur.
"Sudah kita buka mulai hari ini, profram
beasiswa ini dikhususkan untu putra putri Kukar yang ingin melanjutkan
pendidikannya di 2 perguruan tinggi tersebut," kata Edi Damansyah kepada
Poskotakaltimnews.
Pemerintah daerah menyiapkan kuotanya pada
masing masing kelas yakni 20 orang, namun sejauh ini belum sampai 20 orang yang
mendaftar. Kerja sama ini merupakan kerja sama perdana dengan kedua Perguruan
Tinggi tersebut.
"Peserta hanya membawa tas dan pakaian
untuk menempuh pendidikan tersebut, semua biaya sudah ditanggung oleh
pemerintah daerah," sebutnya.
Dirinya menyebutkan, yang menjadi
pertimbangan, untuk dilakukan kerja sama dengan Perguruan Tinggi tersebut
ialah, pengembangan ekonomi berbasis pertanian, pariwisata, dan ekonomi
kreatif. Maka diperlukan SDM dibidang pariwisata dan teknik manifaktur,
sehingga dilakukan kerja sama tersebut.
"Kami berharap kepada peserta yang
mengambil beasiswa tersebut, setelah pendidikan agar kembali ke Kukar, untuk
mengembangkan ilmunya," ungkapnya
Hal ini sesuai dengan visi dan misi Bupati
Kukar Idaman, untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM). Sementara
pemerintah daerah menyiapkan pagu anggaran sebanyak Rp. 3,5 Milliar, dengan
rincian Rp. 3 Milliar untuk Politeknik ATMI, dan Rp. 500 juta untuk Politekni
Negeri Samarinda.
Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata
(Dispar) Kukar Slamet Hadiraharjo menambahkan, program beasiswa dan kerja sama
ini sangat penting dilakukan, sebab mengingat SDM di Kukar masih minim. Hal ini
juga sebagai upaya Pemkab Kukar untuk meningkatkan SDM.
"Lulusan Sarajana Pariwisata di Kukar masih minim. Lulusan pariwisata seharusnya menjadi peluang, bisa mendampingi tourist, atau berhubungan dengan kepariwisataan," ujar Slamet Hadiraharjo.
Dirinya berharap, kesempatan yang telah
diberikan pemerintah daerah ini, dapat berjalan maksimal, diharapkan pemuda
Kukar yang melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi bisa mengambil kesempatan
ini.(*riz/adv)